Respon Penambahan Pupuk Organik Terhadap Pertumbuhan Bibit Tebu Keprasan Varietas Cenning (Saccharum Officinarum L.)

Babun Rohman, Fadli Muhammad (2026) Respon Penambahan Pupuk Organik Terhadap Pertumbuhan Bibit Tebu Keprasan Varietas Cenning (Saccharum Officinarum L.). Diploma thesis, Poloteknik Negeri Jember.

[img] Text (Ringkasan)
RINGKASAN.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (107kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
BAB 1 PENDAHULUAN.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (152kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (169kB)
[img] Text (Laporan Lengkap)
LAPORAN LENGKAP.pdf - Submitted Version
Restricted to Registered users only

Download (926kB) | Request a copy

Abstract

Tebu adalah tanaman yang menyebar di iklim tropis, yang menghasilkan gula dan produk samping dan digunakan sebagai sumber makanan dan bahan bakar. Tebu menjadi produk perkebunan strategis dengan volume produksi terbesar di dunia. Petani melakukan budidaya tebu dengan sistem ratoon atau keprasan. Penerapan sistem ratoon dapat menghemat biaya produksi karena tidak perlu melakukan pembelian bibit dan pengelolaan lahan. Selain itu tanaman keprasan juga lebih tahan terhadap kekeringan dari pada tanaman pertama. Salah satu alternatif untuk meningkatkan kesuburan pada tanah adalah melalui penggunaan pupuk organik yaitu pupuk kandang kotoran sapi. Beberapa kelebihan pupuk kandang kotoran sapi adalah untuk memperbaiki struktur tanah dan berperan juga sebagai pengurai bahan organik oleh mikro organisme tanah. Berdasarkan uraian latar belakang diatas, maka dapat dirumuskan permasalahan yaitu bagaimana respon penambahan pupuk organik terhadap pertumbuhan bibit tebu keprasan varietas cenning. Dengan tujuan kegiatan laporan akhir ini yaitu mengetahui pengaruh perlakuan tebu keprasan varietas cenning dengan penamahan pupuk organik, baik dari segi parameter pertumbuhan vegetatif seperti tinggi bibit, jumlah daun, dab jumlah anakan. Metode yang digunakan pada kegiatan ini yaitu menggunakan metode Uji T-test. Pupuk organik berpengaruh sangat signifikan terhadap tinggi bibit pada umur 60 HSK dan 120 HSK, serta berpengaruh sangat signifikan terhadap jumlah daun pada umur 90 HSK. Namun, pada parameter jumlah anakan, pemberian pupuk organik belum menunjukkan pengaruh yang nyata pada seluruh umur pengamatan dibandingkan dengan perlakuan P0 (kontrol).

Item Type: Thesis (Diploma)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorHartatie, DianNIDN0031106602
Uncontrolled Keywords: Tebu Keprasan, Tebu Varietas Cenning, Pupuk Kandang
Subjects: 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 154 - Budidaya Pertanian dan Perkebunan
140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 155 - Perkebunan
Divisions: Jurusan Produksi Pertanian > Prodi D3 Produksi Tanaman Perkebunan > Tugas Akhir
Depositing User: Fadli Muhammad Babun Rohman
Date Deposited: 06 Aug 2026 01:35
Last Modified: 10 Aug 2026 02:33
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/59318

Actions (login required)

View Item View Item