Saputra, Mohammad Akhsan Abdi Dimas (2026) Analisis Efisiensi Ecosolar Instore Onion Dryer Bagi Petani Bawang Merah Di Desa Brumbungan Lor Kabupaten Probolinggo. Undergraduate thesis, Politeknik Negeri Jember.
|
Text (Abstract)
Abstract.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (63kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (26kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (89kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
Laporan Lengkap.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Proses pengeringan bawang merah (Allium cepa L.) umumnya masih mengandalkan penjemuran di bawah paparan sinar matahari langsung yang sangat bergantung pada fluktuasi cuaca dan rentan terhadap kontaminasi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja termal dan efisiensi sistem alat pengering bawang merah berbasis panel surya. Metode Penelitian ini adalah metode eksperimental menggunakan bawang merah dalam bentuk umbi utuh dengan berat sebesar 500 gram pada masing-masing rak dari total 4 rak yang tersedia. Parameter yang diamati sepanjang pengujian meliputi kadar air, susut bobot, laju pengeringan, serta efisiensi pengeringan sistem. Hasil pengujian menunjukkan alat mampu mencapai suhu rata-rata berkisar antara 45,23 °C hingga 49,22 °C, serta mampu menjaga kelembaban relatif pada rentang rata-rata 37,67% hingga 45,04%. Parameter suhu dan kelembapan, serta laju aliran udara yang stabil terbukti berpengaruh terhadap nilai laju pengeringan, di mana semakin tinggi suhu menyebabkan kelembapan menurun sehingga mempercepat laju pengeringan secara keseluruhan. Alat Ecosolar Instore Onion Dryer mampu menghasilkan persentase susut bobot bahan berkisar antara 22% hingga 28%. Performa pengeringan terbaik dicapai pada rak 2 dengan nilai laju pengeringan tertinggi rata-rata sebesar 32,80 gramH2O/jam pada pengujian hari 4. Secara keseluruhan, alat pengering ini mampu mencapai nilai efisiensi pengeringan pada rak 1 dengan nilai rata-rata 11,14%. Rak 2 mencapai nilai efisiensi tertinggi dengan rata-rata sebesar 11,39%, disusul oleh rak 3 yaitu 9,93% dan nilai efisiensi pengeringan paling rendah pada rak 4 yaitu 9,71%.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | Bawang Merah, Efisiensi Pengeringan, Laju Pengeringan, Panel Surya, Sistem Pengering. | ||||||
| Subjects: | 410 - Rumpun Ilmu Teknik > 430 - Ilmu Keteknikan Industri > 443 - Teknik Enerji 410 - Rumpun Ilmu Teknik > 450 - Teknik Elektro dan Informatika > 452 - Teknik Tenaga Elektrik |
||||||
| Divisions: | Jurusan Teknik > Prodi D4 Teknik Energi Terbarukan > Tugas Akhir | ||||||
| Depositing User: | Mohammad Akhsan Abdi Dimas Saputra | ||||||
| Date Deposited: | 21 Jul 2026 07:00 | ||||||
| Last Modified: | 21 Jul 2026 07:00 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/58452 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
