Maulidina, Kendra Dzaky (2026) Manajemen Tebang Muat Tebu di Kebun Pandan PT Sinergi Gula Nusantara Unit Pabrik Gula Glenmore Banyuwangi. [Experiment] (Unpublished)
|
Text (Ringkasan)
Ringkasan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (127kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (146kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (120kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
Laporan Lengkap.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Kegiatan magang dilaksanakan selama empat bulan di PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) Unit Pabrik Gula Glenmore Banyuwangi sebagai implementasi pendidikan vokasi Politeknik Negeri Jember untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa melalui pengalaman kerja di industri. Kegiatan ini bertujuan mengintegrasikan teori dengan praktik pada bidang budidaya tebu dan manajemen agribisnis. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan pengumpulan data sekunder. Selama magang, mahasiswa memperoleh pengalaman pada Bidang Quality Assurance melalui analisis kemasakan tebu menggunakan parameter Brix, Pol, dan faktor kemasakan serta pembuatan pias Trichogramma sp. sebagai pengendalian hayati hama. Pada Bidang Tanaman, kegiatan meliputi taksasi produksi, pengendalian gulma, klentek, pendirian tebu roboh, hingga proses tebang muat tebu. Fokus kajian diarahkan pada manajemen tebang muat yang mencakup tahapan rapat tebangan, penerbitan Surat Perintah Tebang Angkut (SPTA), penebangan, pemuatan, dan pengangkutan tebu ke pabrik. Hasil menunjukkan bahwa metode manual memerlukan biaya operasional Rp5.874.000 dengan hasil panen 48.950 kg, sedangkan metode semi-mekanis membutuhkan biaya Rp12.687.740 dengan hasil panen 88.560 kg. Metode semi-mekanis lebih efektif pada areal panen luas karena meningkatkan kapasitas pemuatan, mempercepat distribusi, dan menjaga kontinuitas pasokan bahan baku, sedangkan metode manual lebih sesuai pada lahan dengan akses terbatas dan menghasilkan mutu visual tebu yang lebih baik. Penerapan kedua metode secara tepat sesuai kondisi lahan menjadi strategi optimal untuk meningkatkan efektivitas manajemen tebang muat di Pabrik Gula Glenmore.
| Item Type: | Experiment | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | Manajemen Tebang Muat Tebu; Tanaman Tebu; produktivitas; Pabrik Gula Glenmore. | ||||||
| Subjects: | 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 153 - Ilmu Hama dan Penyakit Tanaman 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 154 - Budidaya Pertanian dan Perkebunan 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 155 - Perkebunan 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 180 - Ilmu Sosiologi Pertanian > 185 - Agribisnis |
||||||
| Divisions: | Jurusan Manajemen Agribisnis > Prodi D3 Manajemen Agribisnis > PKL | ||||||
| Depositing User: | Kendra Dzaky Maulidina | ||||||
| Date Deposited: | 15 Jul 2026 08:09 | ||||||
| Last Modified: | 15 Jul 2026 08:09 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/58158 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
