Identifikasi dan Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) Pada Budidaya Jagung Pulut Putih (Zea Mays L. Var Ceratina) di UPT Pengembangan Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura

Auliyah, Presinda Avif (2026) Identifikasi dan Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) Pada Budidaya Jagung Pulut Putih (Zea Mays L. Var Ceratina) di UPT Pengembangan Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura. [Experiment] (Unpublished)

[img] Text (Ringkasan)
Ringkasan Presentasi.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (120kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
BAB 1.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (234kB)
[img] Text (Laporan Lengkap)
Laporan magang UP SIPORA.pdf - Submitted Version
Restricted to Registered users only

Download (6MB) | Request a copy
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (130kB)

Abstract

Kegiatan magang di UPT Pengembangan Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (PATPH) Lebo Sidoarjo bertujuan untuk mengetahui proses budidaya jagung pulut putih (Zea mays L. var. ceratina), mengidentifikasi Organisme Pengganggu Tanaman (OPT), serta mengetahui upaya pengendalian yang diterapkan selama proses budidaya. Kegiatan magang ini dilaksanakan selama 4 (empat) bulan, mulai tanggal 1 Maret 2026 sampai dengan 30 Juni 2026. Metode yang digunakan dalam kegiatan magang meliputi observasi, wawancara, praktik kerja secara langsung, dokumentasi, dan studi pustaka. Budidaya jagung pulut putih yang dilakukan di UPT Pengembangan Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (PATPH) Lebo Sidoarjo meliputi persiapan lahan, penggemburan tanah, pengisian media semai, persiapan benih, penyemaian benih, penyiraman, penanaman, pemeliharaan tanaman yang terdiri atas pengairan, penyiangan gulma, pemupukan, pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT), pemanenan, dan pascapanen. Selain itu, selama kegiatan magang juga dilaksanakan kegiatan pendukung berupa budidaya bawang merah, budidaya melon, agrowisata, pasar tani, serta pemasangan jaring pelindung pada tanaman padi. Berdasarkan hasil pengamatan selama kegiatan magang, Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) yang ditemukan pada budidaya jagung pulut putih meliputi penyakit bulai, serangan ulat grayak (Spodoptera frugiperda), dan gulma. Ketiga jenis Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) tersebut dapat menghambat pertumbuhan tanaman, mengganggu perkembangan tanaman, menurunkan kualitas dan kuantitas hasil panen, bahkan menyebabkan kegagalan panen apabila tidak dilakukan pengendalian secara tepat. Upaya pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) di UPT Pengembangan Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (PATPH) Lebo Sidoarjo dilakukan melalui tindakan pencegahan dan pengendalian yang disesuaikan dengan jenis Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) yang ditemukan di lapangan. Pengendalian tersebut meliputi pengamatan lapang secara rutin, sanitasi lahan, penggunaan benih sehat dan perlakuan benih (seed treatment), eradikasi tanaman yang terserang penyakit bulai, penyemprotan fungisida dan insektisida sesuai rekomendasi, serta pengendalian gulma secara manual dan kimiawi menggunakan herbisida selektif. Penerapan pengendalian tersebut bertujuan untuk menekan perkembangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) sehingga pertumbuhan tanaman dan produktivitas jagung pulut putih dapat dipertahankan.

Item Type: Experiment
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorLestari, DatikNIDN0001089108
Subjects: 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 154 - Budidaya Pertanian dan Perkebunan
Divisions: Jurusan Manajemen Agribisnis > Prodi D3 Manajemen Agribisnis > PKL
Depositing User: Avif Presinda Auliyah
Date Deposited: 15 Jul 2026 08:47
Last Modified: 15 Jul 2026 08:47
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/58157

Actions (login required)

View Item View Item