Manajemen Risiko Produksi Melon Golden Langkawi Di UPT Pengembangan Agribisnis Tanaman Pangan Dan Hortikultura Puspa Lebo Sidoarjo

Putri, Nur Azizah Wulandari (2026) Manajemen Risiko Produksi Melon Golden Langkawi Di UPT Pengembangan Agribisnis Tanaman Pangan Dan Hortikultura Puspa Lebo Sidoarjo. [Experiment] (Unpublished)

[img] Text (Ringkasan)
RINGKASAN.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (187kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (186kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
BAB 1 PENDAHULUAN.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (394kB)
[img] Text (Laporan Lengkap)
Nur Azizah Wulandari Putri_Laporan Magang.pdf - Submitted Version
Restricted to Registered users only

Download (9MB) | Request a copy

Abstract

Kegiatan magang dilaksanakan di UPT Pengembangan Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (PATPH) Puspa Lebo Sidoarjo selama empat bulan dengan tujuan memberikan pengalaman kerja sekaligus mengidentifikasi permasalahan dalam budidaya Melon Golden Langkawi. Laporan ini bertujuan mengidentifikasi risiko produksi, menganalisis penyebab dan dampaknya, serta mengevaluasi strategi pengendalian yang diterapkan. Hasil identifikasi menunjukkan tiga risiko utama, yaitu ketidaksamaan pertumbuhan tanaman akibat distribusi air yang kurang optimal setelah transplanting, serangan penyakit Gemini yang ditularkan kutu kebul (Bemisia tabaci) dan diperparah oleh kondisi greenhouse yang kurang optimal, serta penularan penyakit dari Blok A1 ke Blok A2 yang menyebabkan penurunan kualitas buah. Dampak risiko tersebut meliputi pertumbuhan tanaman yang tidak seragam, buah pecah, keriput, ukuran tidak seragam, dan tidak memenuhi standar mutu. Pengendalian risiko dilakukan melalui strategi preventif, mitigasi, dan kuratif, seperti evaluasi sistem irigasi, monitoring tanaman, sanitasi greenhouse, pemasangan yellow trap, penyulaman, aplikasi Trichoderma sp., pengendalian kutu kebul, penyemprotan pestisida, serta sortasi hasil panen. Penerapan strategi tersebut mampu mengurangi dampak risiko produksi, namun masih diperlukan peningkatan pada deteksi dini penyakit, pengelolaan irigasi, dan penanganan tanaman terinfeksi agar produktivitas serta kualitas Melon Golden Langkawi dapat terus ditingkatkan.

Item Type: Experiment
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorWidyatami, Linda Ekadewi0008038404
Uncontrolled Keywords: Manajemen Risiko Produksi Melon Golden Langkawi di UPT Pengembangan Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura Puspa Lebo Sidoarjo
Subjects: 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 154 - Budidaya Pertanian dan Perkebunan
550 - Rumpun Ilmu Ekonomi > 570 - Ilmu Manajemen > 571 - Manajemen
Divisions: Jurusan Manajemen Agribisnis > Prodi D3 Manajemen Agribisnis > PKL
Depositing User: Nur Azizah Wulandari Putri
Date Deposited: 14 Jul 2026 08:41
Last Modified: 14 Jul 2026 08:41
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/57911

Actions (login required)

View Item View Item