Putra Ramadhan, Muhammad Aditiya (2026) Pembibitan Dan Budidaya Tanaman Tebu (Saccharum Officinarum L.) Di Kebun Dhoho Manajemen Kso Pt. Sinergi Gula Nusantara. [Experiment] (Unpublished)
|
Text (Ringkasan)
RINGKASAN (LAPORAN MAGANG).pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (168kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
BAB 1 (LAPORAN MAGANG).pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (162kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA (LAPORAN MAGANG).pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (143kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
LAPORAN MAGANG MUHAMMAD ADITIYA PUTRA R.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Magang kerja merupakan kegiatan pembelajaran di luar kampus yang bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam dunia kerja sesuai bidang keahliannya. Dalam laporan ini, kegiatan magang dilaksanakan di Kebun Dhoho Manajemen KSO PT. Sinergi Gula Nusantara. Selama empat bulan, mahasiswa mengikuti berbagai kegiatan teknis budidaya tebu, mulai dari pembenihan, persiapan lahan, penanaman, pemeliharaan, hingga pengendalian hama dan penyakit, yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta keterampilan lapang di bidang produksi tanaman perkebunan. Pembibitan pada budidaya tebu merupakan tahap penting untuk memperoleh bahan tanam yang berkualitas dan mampu mendukung pertumbuhan tanaman secara optimal. Bibit tebu umumnya berasal dari potongan batang tebu (bagal atau bud set) yang memiliki mata tunas sehat dan bebas dari serangan hama maupun penyakit. Keberhasilan pembibitan dipengaruhi oleh kualitas bahan tanam, umur bibit, media tanam, serta penanganan selama proses penyimpanan dan penanaman. Penggunaan bibit yang baik akan menghasilkan pertumbuhan tunas yang seragam, daya tumbuh tinggi, serta meningkatkan produktivitas tanaman tebu di lapangan. Selain itu, teknik pembibitan yang tepat dapat meningkatkan efisiensi penggunaan bibit dan mempercepat pertumbuhan awal tanaman tebu Selama magang, mahasiswa juga mempelajari penerapan mekanisasi pertanian pada budidaya tebu, seperti pengolahan lahan secara mekanisasi menggunakan implement disc plow, plow harrow, harrow finishing, serta penanaman menggunakan cane planter. Penggunaan teknologi mekanisasi mampu meningkatkan efisiensi kerja, mempercepat proses budidaya, serta mendukung produktivitas tanaman tebu. Pemeliharaan tanaman dilakukan melalui pemupukan, pembumbunan, pengendalian gulma, dan klentek untuk menjaga pertumbuhan tanaman tetap optimal hingga masa panen. Berdasarkan kegiatan magang yang telah dilaksanakan di Kebun Dhoho Manajemen KSO PT. Sinergi Gula Nusantara, dapat disimpulkan bahwa kegiatan magang memberikan pengalaman praktis dan pengetahuan yang sangat bermanfaat bagi mahasiswa, khususnya dalam bidang pembibitan dan budidaya tanaman tebu secara modern. Kegiatan ini juga melatih mahasiswa untuk memahami kondisi kerja nyata di lapangan, meningkatkan keterampilan teknis, serta menumbuhkan kemampuan bekerja sama dalam lingkungan industri perkebunan. Oleh karena itu, Kebun Dhoho layak dijadikan tempat pelaksanaan magang karena mampu memberikan pembelajaran dan pengalaman kerja yang relevan dengan bidang produksi tanaman perkebunan.
| Item Type: | Experiment | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | Pembibitan pada budidaya tebu merupakan tahap penting untuk memperoleh bahan tanam yang berkualitas dan mampu mendukung pertumbuhan tanaman secara optimal. Bibit tebu umumnya berasal dari potongan batang tebu (bagal atau bud set) yang memiliki mata tunas sehat dan bebas dari serangan hama maupun penyakit. Keberhasilan pembibitan dipengaruhi oleh kualitas bahan tanam, umur bibit, media tanam, serta penanganan selama proses penyimpanan dan penanaman. Penggunaan bibit yang baik akan menghasilkan pertumbuhan tunas yang seragam, daya tumbuh tinggi, serta meningkatkan produktivitas tanaman tebu di lapangan. Selain itu, teknik pembibitan yang tepat dapat meningkatkan efisiensi penggunaan bibit dan mempercepat pertumbuhan awal tanaman tebu Selama magang, mahasiswa juga mempelajari penerapan mekanisasi pertanian pada budidaya tebu, seperti pengolahan lahan secara mekanisasi menggunakan implement disc plow, plow harrow, harrow finishing, serta penanaman menggunakan cane planter. Penggunaan teknologi mekanisasi mampu meningkatkan efisiensi kerja, mempercepat proses budidaya, serta mendukung produktivitas tanaman tebu. Pemeliharaan tanaman dilakukan melalui pemupukan, pembumbunan, pengendalian gulma, dan klentek untuk menjaga pertumbuhan tanaman tetap optimal hingga masa panen. Berdasarkan kegiatan magang yang telah dilaksanakan di Kebun Dhoho Manajemen KSO PT. Sinergi Gula Nusantara, dapat disimpulkan bahwa kegiatan magang memberikan pengalaman praktis dan pengetahuan yang sangat bermanfaat bagi mahasiswa, khususnya dalam bidang pembibitan dan budidaya tanaman tebu secara modern. Kegiatan ini juga melatih mahasiswa untuk memahami kondisi kerja nyata di lapangan, meningkatkan keterampilan teknis, serta menumbuhkan kemampuan bekerja sama dalam lingkungan industri perkebunan. Oleh karena itu, Kebun Dhoho layak dijadikan tempat pelaksanaan magang karena mampu memberikan pembelajaran dan pengalaman kerja yang relevan dengan bidang produksi tanaman perkebunan. | ||||||
| Subjects: | 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 154 - Budidaya Pertanian dan Perkebunan 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 155 - Perkebunan |
||||||
| Divisions: | Jurusan Produksi Pertanian > Prodi D3 Produksi Tanaman Perkebunan > PKL | ||||||
| Depositing User: | Muhammad Aditiya Putra Ramadhan | ||||||
| Date Deposited: | 09 Jul 2026 08:34 | ||||||
| Last Modified: | 09 Jul 2026 08:34 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/57701 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
