Putra, Ahmad Borneo Hermanto (2026) Analisa Pemupukan Tankos dan Solid Divisi Ultra Pada Tanaman Menghasilkan PT Perkebunan Musirawas Citraharpindo Kalimantan Tengah. [Experiment] (Unpublished)
|
Text (Ringkasan)
RINGKASAN LAPORAN MAGANG NEO.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (9kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
BAB 1 MAGANG BORNEO MUSIRAWAS.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (138kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
1.DAFTAR PUSTAKA AHMAD BORNEO .pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (128kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
LAPORAN MAGANG AHMAD BORNEO MUSIRAWAS (1).pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Laporan magang ini membahas pelaksanaan kegiatan budidaya kelapa sawit serta penerapan pemupukan organik menggunakan tandan kosong kelapa sawit tankos dan solid divisi ultra PT Perkebunan Musirawas Citraharpindo Kalimantan Tengah. Kegiatan magang dilaksanakan selama periode Februari hingga Mei 2026 sebagai bentuk implementasi ilmu budidaya tanaman perkebunan secara langsung dilapang, selama kegiatan magang, dilakukan pengamatan operasional kebun mulai dari pembibitan, pemeliharaan tanaman menghasilkan, sanitasi kebun, hingga aplikasi pemupukan organik. Pemupukan organik menjadi salah satu strategi penting yang diterapkan perusahaan untuk memperbaiki kesuburan tanah,terutama pada lahan berpasir yang memiliki kapasitas simpan air dan unsur hara rendah. Tankos dimanfaatkan sebagai bahan organik tanah, memperbaiki struktur tanah, menjaga kelembaban, serta melepaskan unsur hara secara bertahap. Sementara solid berperan sebagai sumber hara yang lebih cepat tersedia bagi tanaman sehingga mendukung pertumbuhan vegetatif secara lebih cepat. Pelaksanaan aplikasi tankos dilakukan dengan memperhatikan standar operasional perusahaan, mulai dari penentuan dosis, penempatan pada gawangan, hingga pengawasan distribusi agar penyebaran merata. Proses dekomposisi tankos menjadi faktor penting karena menentukan percepatan pelepasan unsur hara ke dalam tanah, Adapun aplikasi solid dilakukan secara teratur dengan mempertimbangkan kebutuhan tanaman dan kondisi lapangan. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa penggunaan tankos memberikan pengaruh yang baik terhadap peningkatan berat janjang rata-rata karena sifatnya yang mampu memperbaiki kondisi fisik tanah secara berkelanjutan. Disisi lain, solid memberikan respon lebih cepat terhadap pertumbuhan tanaman, namun efeknya relatif lebih singkat karena unsur hara lebih mudah tercuci pada kondisi tanah berpasir, perbedaan karakteristik kedua bahan organik tersebut menunjukkan bahwa efektivitas aplikasi sangat dipengaruhi oleh kondisi lahan, tingkat dekomposisi, serta manajemen pelaksanaan dilapangan.
| Item Type: | Experiment | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | Tankos, Solid, Kelapa Sawit | ||||||
| Subjects: | 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 154 - Budidaya Pertanian dan Perkebunan | ||||||
| Divisions: | Jurusan Produksi Pertanian > Prodi D4 Budidaya Tanaman Perkebunan > PKL | ||||||
| Depositing User: | Ahmad Borneo Hermanto Putra | ||||||
| Date Deposited: | 29 Jun 2026 07:29 | ||||||
| Last Modified: | 29 Jun 2026 07:30 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/57061 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
