Analisis Rasio Tanam Jagung Jantan Dan Betina Pada Produksi Benih Jagung Hibrida Varietas R118 Di PT Soebandi Raja Agriculture

Prayoga, Denang Dwi (2026) Analisis Rasio Tanam Jagung Jantan Dan Betina Pada Produksi Benih Jagung Hibrida Varietas R118 Di PT Soebandi Raja Agriculture. [Experiment] (Unpublished)

[img] Text (Ringkasan)
RINGKASAN LAPORAN MAGANG.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (141kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
BAB 1 LAPORAN MAGANG.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (148kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA LAPORAN MAGANG.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (177kB)
[img] Text (Laporan Lengkap)
LAPORAN MAGANG DENANG DWI.pdf - Submitted Version
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Praktik Kerja Lapang (PKL) dilaksanakan di PT. Soebandi Raja Agriculture yang bergerak di bidang produksi benih jagung hibrida. Kegiatan ini bertujuan untuk menambah wawasan, pengalaman, dan keterampilan mahasiswa dalam budidaya serta produksi benih jagung hibrida varietas R118. Kegiatan ini berlokasi di Kabupaten Trenggalek yang berlangsung selama 3 bulan, yaitu tanggal 1 Maret hingga 2 Juni 2026. Kegiatan magang dilakukan secara langsung di lapangan melalui observasi, praktik kerja, wawancara dan diskusi bersama pembimbing lapang. Tahapan budidaya yang dilakukan meliputi survei lahan, mapping lahan, pengolahan lahan dengan metode tanpa olah tanah (TOT), penanaman, pemeliharaan, roguing, detasseling, male cutting hingga panen. Dalam proses budidaya, perusahaan menerapkan rasio tanam jantan dan betina sangat penting guna mengoptimalkan pertumbuhan dan menjaga kemurnian benih. Penentuan rasio tanam akan berpengaruh terhadap hasil produksi, selain teknik budidaya, kondisi lingkungan, distribusi pollen dan keserempakan waktu berbunga antara jantan dan betina juga berpengaruh terhadap keberhasilan produksi. Berdasarkan hasil pengamatan selama magang, rasio tanam 4:1 dinilai lebih efektif dalam menghasilkan kualitas benih yang baik karena proses penyerbukan berlangsung lebih optimal dan pengisian biji pada tongkol lebih merata dan padat. Sementara itu, rasio 5:1 memiliki keunggulan dalam meningkatkan jumlah produksi karena populasi tanaman betina lebih banyak, meskipun pada beberapa kondisi ditemukan pengisian biji yang kurang sempurna akibat distribusi pollen yang kurang merata. Oleh karena itu, pemilihan rasio tanam perlu disesuaikan dengan kondisi lingkungan dan tujuan produksi agar kualitas dan kuantitas benih jagung hibrida dapat tercapai secara optimal.

Item Type: Experiment
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorAisyah, Mahindra Dewi NurNIDN0723059303
Uncontrolled Keywords: Jagung Hibrida,Rasio Tanam,Jantan dan Betina
Subjects: 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 154 - Budidaya Pertanian dan Perkebunan
140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 160 - Teknologi dalam Ilmu Tanaman > 163 - Teknologi Pertanian
140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 160 - Teknologi dalam Ilmu Tanaman > 164 - Mekanisasi Pertanian
Divisions: Jurusan Produksi Pertanian > Prodi D4 Teknik Produksi Tanaman Pangan > PKL
Depositing User: Denang Dwi Prayoga
Date Deposited: 24 Jun 2026 06:56
Last Modified: 24 Jun 2026 06:57
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/56840

Actions (login required)

View Item View Item