Rahmadhani, Asti Puspita Ayu (2026) Karakteristik Fenotip Uji Hibriditas Pada Paria (Momordica Charantia) Generasi F1 Varietas Par 26 Di PT. Wira Agro Nusantara Sejahtera. [Experiment] (Unpublished)
|
Text (Ringkasan)
RINGKASAN asti.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (11kB) |
|
|
Text (BAB 1 Pendahuluan)
BAB 1 magang asti.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (125kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA asti.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (71kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
Laporan Magang Asti bandel.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Magang merupakan program vokasi dari Politeknik Negeri Jember yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa serta mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia industri, khususnya di bidang perbenihan hortikultura. Kegiatan magang dilaksanakan selama empat bulan, mulai 2 Februari 2026 - 30 Mei 2026 di PT. Wira Agro Nusantara Sejahtera (PT. Wiranusa), perusahaan yang bergerak dalam produksi benih hortikultura dan florikultura. Selama kegiatan magang, mahasiswa terlibat dalam proses produksi benih yang meliputi ekstraksi, pengeringan, sortasi, seed treatment, pengujian mutu benih, penyimpanan, hingga pengemasan. Selain itu, dilakukan kegiatan budidaya paria mulai dari persiapan lahan, penanaman, pemeliharaan, pengendalian HPT, polinasi, hingga panen. Pengendalian hama dan penyakit dilakukan secara terpadu melalui metode kultur teknis, biologis, mekanis, dan kimiawi untuk menjaga pertumbuhan tanaman tetap optimal. Uji hibriditas benih dilakukan untuk memastikan kemurnian genetik dan mutu benih hibrida melalui pengamatan fase penyemaian, vegetatif, dan generatif. Pada fase vegetatif, pengendalian hama seperti kutu daun dan trips dilakukan menggunakan abamectin dan imidakloprid, sedangkan penyakit embun tepung dan bercak daun dikendalikan menggunakan mankozeb dan difenokonazol. Pada fase generatif, pengendalian lalat buah, ulat buah, dan penyakit antraknosa dilakukan menggunakan emamectin benzoate, klorantraniliprol, azoksistrobin, serta pemasangan perangkap metil eugenol. Penerapan teknik budidaya, pengujian hibriditas, dan pengendalian HPT yang tepat menghasilkan benih paria dengan mutu genetik, fisik, dan fisiologis yang baik sehingga mampu mendukung peningkatan produktivitas tanaman.parameter morfologi tanaman sesuai deskripsi varietas. Hasil pengamatan menunjukkan tingkat kesesuaian tanaman mencapai 98%, sehingga benih dinyatakan murni dan telah terhibridisasi dengan baik sesuai standar yang ditetapkan.
| Item Type: | Experiment | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | Hibriditas Paria, Uji Hibriditas, PT. Wiranusa | ||||||
| Subjects: | 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 152 - Hortikultura 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 153 - Ilmu Hama dan Penyakit Tanaman 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 154 - Budidaya Pertanian dan Perkebunan 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 155 - Perkebunan |
||||||
| Divisions: | Jurusan Manajemen Agribisnis > Prodi D3 Manajemen Agribisnis (PSDKU Nganjuk) > PKL | ||||||
| Depositing User: | Asti Puspita Ayu Rahmadhani | ||||||
| Date Deposited: | 24 Jun 2026 03:51 | ||||||
| Last Modified: | 24 Jun 2026 03:52 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/56762 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
