Ardiansyah, Hafianda Fajar (2026) Teknik Cracking dan Perendaman Benih Paria (Momordica charantia L) Kode BG 1055 A Di PT. BISI Internasional, Tbk. Farm Kencong. [Experiment] (Unpublished)
|
Text (RINGKASAN)
RINGKASAN.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (226kB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
BAB 1 PENDAHULUAN.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (207kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (200kB) |
|
|
Text (LAPORAN LENGKAP)
LAPORAN LENGKAP.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
aria (Momordica charantia L.) merupakan salah satu tanaman holtikultura yang berasal dari keluarga Cucurbitaceae. Tanaman paria adalah salah satu jenis tanaman hortikultura yang tersebar di daerah beriklim tropis seperti Asia, Afrika Timur, India dan Amerika Selatan. Cracking pada benih adalah teknik skarifikasi fisik yang melibatkan pelukaan atau pemecahan ringan pada kulit benih keras untuk mematahkan dormansi dan mempercepat perkecambahan (Wijayanti, 2023). Teknik ini membuat kulit benih yang impermeabel menjadi permeabel, sehingga air dan oksigen dapat masuk untuk memicu proses imbibisi dan pertumbuhan embrio. Cracking benih pada benih paria juga bertujuan untuk mematahkan dormansi atau fase benih istirahat dan tidak melakukan kegiatan metabolisme untuk perkecambahan. Skarifikasi mekanik pada benih dilakukan untuk memudahkan terjadinya imbibisi air sehingga perkecambahan terjadi lebih cepat. Pada benih Paria teknik cracking benih biasanya dipadukan dengan perendaman benih. Perendaman pada benih (seed soaking) adalah salah satu teknik perlakuan benih (seed treatment) pratanam yang dilakukan dengan cara merendam benih ke dalam air (air biasa/air panas) atau larutan tertentu (seperti zat pengatur tumbuh, PGPR, atau pupuk) dalam durasi waktu tertentu sebelum disemai atau. Perlakuan perendaman pada benih paria sebelum pemeraman berfungsi untuk mempercepat proses perkecambahan benih. Perlakuan yang digunakan pada penelitian ini yaitu teknik cracking dengan memecah kulit benih menggunakan pemotong kuku dan direndam menggunakan air dingin selama 2 jam (U1 Kontrol), teknik cracking dengan memecah dan memotong ujung kulit benih paria serta direndam menggunakan air hangat selama 6 jam (U2), teknik cracking dengan memecah dan memotong ujung kulit benih paria serta direndam menggunakan air dingin selama 6 jam (U3). Metode penelitian terdiri dari persiapan benih, cracking dan perendaman benih, pemeraman dan pengamatan yang dilakukan selama 2 hari. Hasil terbaik ditunjukan pada perlakuan U2 dimana pertumbuhan benih lebih cepat dan seragam pada hari pertama jumlah benih yang tumbuh 90 benih dan pada hari ke 2 jumlah benih yang tumbuh sebanyak 94 benih.
| Item Type: | Experiment | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | Teknik Cracking dan Perendaman Benih Paria (Momordica charantia L) Kode BG 1055 A | ||||||
| Subjects: | 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 154 - Budidaya Pertanian dan Perkebunan | ||||||
| Divisions: | Jurusan Produksi Pertanian > Prodi D3 Produksi Tanaman Perkebunan > PKL | ||||||
| Depositing User: | Hafianda Fajar Ardiansyah | ||||||
| Date Deposited: | 23 Jun 2026 04:15 | ||||||
| Last Modified: | 23 Jun 2026 04:17 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/56737 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
