Maulida, Yunita Ajeng (2023) Desain Menggunakan Software Helioscope dengan AutoCAD pada Perencanaan PLTS 750 kWp di PT Guntner Indonesia. [Experiment] (Unpublished)
|
Text (Ringkasan)
Ringkasan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (148kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (166kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (141kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
Lapiran Lengkap1.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Perencanaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) harus menggunakan metode yang tepat agar dalam perencanaan sistem PLTS agar menjadi efektif dan efisien. Software HelioScope dan AutoCAD merupakan perangkat lunak yang dapat digunakan dalam perencanaan sistem PLTS. Mengetahui perbedaan desain Helioscope dengan Autocad pada perencanaan PLTS 750 kWp di PT Guntner Indonesia, mengetahui perbedaan fungsi dari software HelioScope dan Autocad pada perencanaan PLTS 750 kWp di PT Guntner Indonesia. Berdasarkan penelitian dan analisa data yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa dalam perancangan ini menggunakan modul surya jenis merk Trina Solar dengan kapasitas 550 Wp sebanyak 1.363 modul surya. Inverter yang digunakan merk Huawei SUN2000-100KTL-M1 dengan kapasitas daya sebesar 100 kW sebanyak 6 inverter. Pada desain Helioscope masih belum mempertimbangkan struktur atap bangunan, area bangunan, dan shading, sedangkan desain layout AutoCAD sudah mempertimbangkan hal tersebut. Software HelioScope merupakan simulasi berbasis web yang digunakan untuk merancang pembuatan PLTS dan terdapat jenis komponen dengan berbagai merk, arah panel, shading, pengkabelan dan data Irradiasi matahari yang dapat menganalisis produksi listrik yang dihasilkan oleh sistem PLTS. Selain itu juga dapat menganalisis penurunan kinerja dari PLTS 750 kWp di PT Guntner Indonesia. Sedangkan AutoCAD digunakan dalam pembuatan DED (Detail Engineering Design) yang berupa layout dengan desain yang lebih detail dan presisi. Dengan demikian, hasil dari analisis desain software HelioScope dengan desain DED AutoCAD dapat saling melengkapi untuk perencanaan pembangunan sistem PLTS.
| Item Type: | Experiment | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | Perencanaan PLTS, Desain PLTS | ||||||
| Subjects: | 410 - Rumpun Ilmu Teknik > 430 - Ilmu Keteknikan Industri > 443 - Teknik Enerji | ||||||
| Divisions: | Jurusan Teknik > Prodi D4 Teknik Energi Terbarukan > PKL | ||||||
| Depositing User: | Yunita Ajeng Maulida | ||||||
| Date Deposited: | 02 Jun 2026 04:15 | ||||||
| Last Modified: | 02 Jun 2026 04:16 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/56034 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
