Nugroho, Ilham (2026) Pengelompokan Wilayah Kerja Kepolisian Berdasarkan Indikator Kasus Kejahatan Menggunakan Metode K-Medoids (Studi Kasus Kabupaten Jember). Undergraduate thesis, Politeknik Negeri Jember.
|
Text (Abstrak)
ABSTRACT.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (101kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
BAB 1 PENDAHULUAN.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (132kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (233kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
E41221563_LAPORAN LENGKAP_SKRIPSI.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Data Statistik Kriminal 2022-2024 menunjukkan bahwa penganiayaan dan pencurian kendaraan bermotor termasuk jenis kejahatan dengan jumlah kasus tinggi dan fluktuatif secara nasional. Berdasarkan data dari Polres Jember periode 2022- 2024, kasus pencurian kendaraan bermotor dan penganiayaan berat mengalami peningkatan dan terjadi di berbagai wilayah kerja polsek dengan jumlah yang bervariasi. Perbedaan intensitas kasus antar wilayah menuntut adanya pengelompokan wilayah untuk mendukung perumusan strategi penanganan yang lebih tepat sasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan wilayah kerja polsek di Kabupaten Jember berdasarkan jumlah kasus curanmor dan anirat menggunakan metode K-Medoids, termasuk penskalaan fitur menggunakan Robust Scaler, penentuan klaster optimal menggunakan Silhouette Coefficient, dan visualisasi ke dalam Sistem Informasi Geografis (SIG) berbasis website. Proses klasterisasi dilakukan dengan jumlah klaster sebanyak 3 dan 10 kali iterasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Silhouette Coefficient yang diperoleh sebesar 0,45 yang termasuk dalam kategori lemah. Selanjutnya, hasil klasterisasi dilakukan pelabelan untuk mengelompokkan tingkat kerawanan ke dalam 3 kategori, yaitu tinggi, sedang, dan aman. Berdasarkan hasil tersebut, klaster pertama termasuk kategori sedang, klaster kedua termasuk kategori tinggi, dan klaster ketiga termasuk kategori aman. Visualisasi SIG berhasil menampilkan persebaran klaster pada peta Kabupaten Jember secara interaktif, menampilkan tingkat kerawanan setiap klaster, serta menyediakan informasi detail setiap klaster, sehingga dapat mendukung analisis dan pengambilan keputusan berbasis data.
Actions (login required)
![]() |
View Item |
