Ernawati, Ernawati (2016) Proses Pembibitan Tembakau H-8 di PTPN X Kertosari TBN Pembibitan Bagian IX Kecamata Ajung Kabupaten Jember. [Experiment] (Unpublished)
|
Text (Abstrak)
11 ABSTRAK.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (55kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
14 I PENDAHULUAN.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (163kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
18 DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (66kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
LAPORAN LENGKAP.pdf Restricted to Registered users only Download (979kB) |
Abstract
Praktek Kerja Lapang (PKL) merupakan salah satu program yang wajib di tempuh dalam kurikulum Politeknik Negeri Jember, sebagai salah satu persyataran kelulusan bagi mahasiswa. Pelaksanaan PKL dilakukan pada semester VI dengan jangka waktu 3 bulan. Permasalahan yang muncul saat ini dalam proses pembibitan adalah tidak meratanya pertumbuhan bibit antara bedengan, serta serta cuaca yang tidak menentu pada saat proses pembibitan. Sedangkan dalam tahapan proses pembibitan lainnya sudah sesuai rencana dan sesuai hasil yang diharapkan. Jenis bibit yang digunakan dalam proes pembibitan tembakau bawah naungan ini merupakan jenis tembakau H-8. Penentuan jenis tembakau berdasarkan permintaan para pembeli impor, karena tembakau H-8 merupakan salah satu jenis tembakau yang mampu menembus pasar Eropa. Tembakau H-8 yang di tanam di Indonesia khususnya di daerah jember memiliki rasa yang istimewa dan tidak dapat diperoleh dari hasil penanaman di daerah lain. PTPN X Kertosari TBN Pembibitan Bagian IX telah mengembangkan teknik pembibitan menggunakan BAP hitam pada proses budidaya. Penambahan BAP hitan ini bertujuan untuk mengurangi intensitas cahaya yang masuk sehingga meningkatkan kelembapan dalam bedengan dan dapat meningkatkan daya perkecambahan bibit tembakau. Kegiatan pembibitan dilakukan berdasarkan perencanaan yang telah di tentukan yaitu di mulai dari proses persiapan lahan, persiapan media, penyebaran benih, pemeliharaan bibit, pengendalian hama dan penyakit, penyeleksian daun hingga bibit siap di tanam pada lahan tanam. Kesesuaian pelaksanaan yang dilakukan tersebut menghasilkan kualitas bibit yang mendekati sempurna. Hal ini terlihat pada tingginya persentase perkecambahan bibit dan kemampuan hidup bibit yang tinggi. Sehingga kebutuhan bibit yang di butuhkan untuk mencukupi kebutuhan setiap blok dapat terpenuhi dengan waktu yang di tentukan.
| Item Type: | Experiment | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Subjects: | 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 180 - Ilmu Sosiologi Pertanian > 185 - Agribisnis | ||||||
| Divisions: | Jurusan Manajemen Agribisnis > Prodi D3 Manajemen Agribisnis > PKL | ||||||
| Depositing User: | Sri Supriyatiningsih | ||||||
| Date Deposited: | 02 Apr 2026 02:19 | ||||||
| Last Modified: | 02 Apr 2026 02:19 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/55343 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
