Rhamadhani, Fianda Wulan (2026) Fenomena Cakupan Imunisasi Dasar Lengkap Yang Rendah di Desa Selomukti Kabupaten Situbondo. Undergraduate thesis, Politeknik Negeri Jember.
|
Text (Ringkasan / Abstract)
Ringkasan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (174kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (302kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (406kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
Laporan Lengkap.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Fenomena Cakupan Imunisasi Dasar Lengkap yang Rendah di Desa Selomukti Kabupaten Situbondo Pembimbing (Lisus Setyowati S.S.T., M.Kes) Fianda Wulan Rhamadhani Program Studi Promosi Kesehatan Jurusan Kesehatan ABSTRAK Cakupan imunisasi dasar lengkap merupakan indikator penting dalam pencegahan penyakit menular pada bayi dan balita. Tempat penelitian ini di Desa Selomukti, wilayah kerja Puskesmas Mlandingan, Kabupaten Situbondo. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena tersebut dengan pendekatan teori Health Belief Model. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik purposive sampling. Informan berjumlah 8 orang ibu, 4 yang tidak melengkapi imunisasi dasar lengkap dan 4 ibu yang melengkapi imunisasi dari 8 dusun di Desa Selomukti. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya cakupan imunisasi dasar lengkap dipengaruhi oleh beberapa faktor. Faktor persepsi kerentanan (perceived susceptibility) dan persepsi keseriusan (perceived severity/seriousness) masih rendah ditandai dengan anggapan bahwa anak tetap sehat meskipun tidak diimunisasi. Faktor keyakinan manfaat (perceived benefits) menunjukkan perbedaan persepsi antar ibu di mana sebagian memahami manfaat imunisasi. Faktor hambatan (perceived barriers) meliputi kekhawatiran terhadap efek samping imunisasi, kurangnya dukungan keluarga, serta pengaruh informasi negatif. Faktor pendukung (cues to action) seperti peran tenaga kesehatan dan media sosial belum sepenuhnya mampu mendorong ibu untuk melengkapi imunisasi dasar. Faktor keyakinan diri (self-efficacy) juga masih rendah pada sebagian ibu karena ketakutan terhadap risiko imunisasi. Kata kunci: Imunisasi Dasar Lengkap, Persepsi Ibu.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: Imunisasi Dasar Lengkap, Persepsi Ibu | ||||||
| Subjects: | 340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 350 - Ilmu Kesehatan Umum > 357 - Promosi Kesehatan | ||||||
| Divisions: | Jurusan Kesehatan > Prodi D4 Promosi Kesehatan > Tugas Akhir | ||||||
| Depositing User: | Fianda Wulan Rhamadhani | ||||||
| Date Deposited: | 12 Mar 2026 07:33 | ||||||
| Last Modified: | 12 Mar 2026 07:35 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/54944 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
