Dael, Manase Bildat (2016) “Pembenihan Ikan Nila Salin (Oreochromis niloticus) dibalai besar perikanan budidaya air payau jepara, jawa tengah. Undergraduate thesis, Politeknik Negeri Jember.
|
Text (Abstrak)
06. ABSTRAK.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (86kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
14. BAB 1 PENDAHULUAN.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (120kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
18. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (136kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
20. LAPORAN LENGKAP.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
Abstract
Usaha budidaya laut merupakan salah satu usaha perikanan dengan cara pengembangan budidaya secara terbuka. Larasati sangat digemari masyarakat karena memiliki pertumbuhan yang cepat, kemampuan kelulus-hidupan (Survival Rate : SR) yang tinggi diatas 90%, Kemampuan yang cepat beradaptasi dengan lingkungan dan memiliki ketahanan penyakit yang tinggi melalui tes uji laboratorium bakteri terhadap Streptococus agalactiae. BBPBAP Jepara salah satu unit yang melaksanakan produksi benih ikan nila salin yang berkualitas sehingga dapat membantu para petani tambak. Balai ini menyediakan atau mengembangkan sistem pembenihan tanpa mengurangi kuantitas dan kualitas produksi. Tujuan dari PKL ini adalah Menambah wawasan dan pengetahuan serta pemahaman teknik pembenihan ikan nila salin (Oreochromis niloticus). Metode yang digunakan di BBPBAP Jepara ialah orientasi yaitu mahasiswi diajak oleh pembimbing untuk mengenali tempat PKL, obeservasi yaitu mahasiswa mengikuti secara langsung kegiatan pembenihan. Induk yang digunakan berasal dari hasil perekayasaan di BBPBAP Jepara. Pemeliharaan induk dilakukan selama pemijahan atau masa produksi berjalan. Hasil yang diperoleh dalam pembenihan ikan nila salin yaitu mampu mengetahui induk yang baik dan penaganan induk sampai kematangan gonad,pemijahan secara massal, pemanenan larva, pemeliharaan larva hingga benih, toleransi larva dan benih pada kadar garam tertentu. Jumlah induk yang digunankan dalam sekali pemijahan massal pada saat PKL yaitu 15 induk betina dengan jumlah larva pada saat panen 20.250 ekor.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Subjects: | 550 - Rumpun Ilmu Ekonomi > 570 - Ilmu Manajemen > 576 - Manajemen Industri | ||||||
| Divisions: | Jurusan Manajemen Agribisnis > Prodi D4 Manajemen Agroindustri > PKL | ||||||
| Depositing User: | Sri Supriyatiningsih | ||||||
| Date Deposited: | 11 Mar 2026 07:00 | ||||||
| Last Modified: | 11 Mar 2026 07:00 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/54886 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
