Analisis Fungsi Kerja Assembling Rekam Medis Pusat Rsup Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta

Berliana, Mayoretta (2021) Analisis Fungsi Kerja Assembling Rekam Medis Pusat Rsup Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta. [Experiment] (Unpublished)

[img] Text (Ringkasan)
5. RINGKASAN.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (10kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
11. BAB 1. PENDAHULUAN.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (121kB)
[img] Text (DAftar Pustaka)
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (168kB)
[img] Text (Laporan Lengkap)
G41171388_LAPORAN LENGKAP.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Assembling adalah pengumpulan suatu berkas catatan mengenai identitas pasien, pengobatan, hasil pemeriksaan serta tindakan dan pelayanan lainnya yang sudah diberikan kepada pasien tersebut (Kemenkes, 2008). Kegiatan assembling yang terdapat di unit rekam medis RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo dibagi menjadi tiga bagian, yaitu assembling rawat inap, assembling rawat jalan, dan assembling IGD. Setelah kegiatan assembling di rekam medis Kiara melakukan kegiatan coding, indexing kemudian filing. Berdasarkan hasil wawancara dengan petugas melalui media whatsapp didapatkan bahwa jumlah rata-rata kunjungan pasien rawat inap perhari di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo mencapai 80 sampai 120 pasien. Jumlah petugas di bagian assembling rekam medis pusat berjumlah 9 petugas. Petugas assembling menyatakan minimnya jumlah petugas assembling yang ada di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta, mengingat jumlah kunjungan pasien rawat inap sangat banyak perharinya bisa mencapai 120 pasien rawat inap, sehingga hal tersebut menyebabkan beban kerja petugas tinggi sehingga pelaksanaan fungsi kerja assembling menjadi tidak optimal. Kendala lain yang terjadi yaitu ketidaklengkapan rekam medis pada unit rawat sebelumnya, mengingat jumlah kunjungan pasien rawat inap perharinya yang tergolong tinggi pernah terjadi keterlambatan pengembalian atau ditemukan berkas yang belum lengkap. Hal tersebut biasanya dicek melalui program EHR oleh petugas bagian pengembalian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis fungsi kerja assembling di unit rekam medis pusat RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta ditinjau dari variabel 5M yaitu man, money, methods, materials, dan machines. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode pengumpulan data wawacara secara tidak langsung melalui media online whatsapp dan penyebaran kuesioner melalui google form yang ditujukan kepada semua petugas assembling. Hasil identifikasi unsur manajemen 5M yaitu man, money, methods, machines, dan material diperoleh kesimpulan bahwa unsur manajemen 5M yang dapat digunakan untuk analisis fungsi kerja assembling yaitu unsur man dan materials. Unsur money tidak digunakan karena hasil wawancara dengan petugas didapatkan bahwa pelaksanaan assembling rekam medis pusat di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta tidak memerlukan anggaran dana khusus. Anggaran dana sudah disusun dalam anggaran RBA pertahun. Selain itu, dalam penganggaran penyediaan alat dan barang untuk menunjang kegiatan assembling tidak ada kendala karena alat yang digunakan berupa komputer, kursi, meja, buku ekspedisi serta alat tulis yang sudah tersedia di RS. Unsur methods tidak digunakan karena SOP Perakitan atau assembling sudah sesuai dengan fungsi kerja assembling di unit rekam medis pusat RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta yaitu sebagai perakit formulir medis, peneliti kelengkapan data rekam medis, pengendali penggunaan nomor rekam medis dan formulir rekam medis dan petugas assembling rekam medis pusat di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta sudah melakukan tugasnya sesuai dengan SOP yang berlaku. Sedangkan untuk unsur machines tidak digunakan karena berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di bagian assembling rekam medis pusat RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta menyatakan bahwa sarana dan prasarana yang ada sudah cukup memadai untuk kegiatan assembling.

Item Type: Experiment
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorRahagiyanto, AnggaNIDN0310059201
Uncontrolled Keywords: Assembling Rekam Medis, Metode 5m
Subjects: 340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 350 - Ilmu Kesehatan Umum > Sistem Informasi Kesehatan
Divisions: Jurusan Kesehatan > Prodi D4 Manajemen Informasi Kesehatan > PKL
Depositing User: MAYORETTA BERLIANA
Date Deposited: 27 Jul 2021 06:26
Last Modified: 27 Jul 2021 06:27
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/5425

Actions (login required)

View Item View Item