Saputro, Dedy Eko (2017) Hubungan Lama Kering Kandang Terhadap Produksi Susu Sapi Friesian Holstein (FH) Pada Tingkat Laktasi Yang Berbeda Di PT Ultra Peternakan Bandung Selatan. Diploma thesis, Politeknik Negeri Jember.
|
Text (Abstrak)
7. ABSTRAK.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (187kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
13. BAB 1. PENDAHULUAN.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (95kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
18. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (231kB) |
|
|
Text (Tugas Akhir Lengkap)
TUGAS AKHIR LENGKAP.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar hubungan lama kering kandang terhadap produksi susu sapi Friesian Holstein (FH) di PT Ultra Peternakan Bandung Selatan (UPBS). Pelaksanaan studi kasus ini berlangsung dari tanggal 19 Oktober 2015 sampai dengan 10 Januari 2016. Metode analisis yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dengan menggunakan korelasi sederhana pada program SPSS versi 16.0 for windows. Sampel yang digunakan sebanyak 33 ekor sapi perah FH yang telah memasuki masa laktasi kelima dan memiliki catatan lama hari diperah lebih dari 305 hari. Pengelompokan lama kering kandang di bagi menjadi empat kriteria yaitu ≤ 40 hari, 41 - 60 hari, 61 - 80 hari dan ≥ 80 hari. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa rata-rata produksi susu tertinggi dari ketiga masa laktasi didapat pada perlakuan lama kering kandang antara 41 - 60 hari yaitu dengan rata-rata 28,74 kg pada setiap laktasinya. Nilai koefisien korelasi dari ketiga laktasi berturut-turut menunjukkan angka 0,075, 0,057 dan -0,085 yang artinya sangat rendah (tidak valid) sedangkan nilai koefisien determinasi dari ketiga laktasi berturut-turut menunjukkan persentase 0,56%, 0,33% dan 0,72%Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar hubungan lama kering kandang terhadap produksi susu sapi Friesian Holstein (FH) di PT Ultra Peternakan Bandung Selatan (UPBS). Pelaksanaan studi kasus ini berlangsung dari tanggal 19 Oktober 2015 sampai dengan 10 Januari 2016. Metode analisis yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dengan menggunakan korelasi sederhana pada program SPSS versi 16.0 for windows. Sampel yang digunakan sebanyak 33 ekor sapi perah FH yang telah memasuki masa laktasi kelima dan memiliki catatan lama hari diperah lebih dari 305 hari. Pengelompokan lama kering kandang di bagi menjadi empat kriteria yaitu ≤ 40 hari, 41 - 60 hari, 61 - 80 hari dan ≥ 80 hari. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa rata-rata produksi susu tertinggi dari ketiga masa laktasi didapat pada perlakuan lama kering kandang antara 41 - 60 hari yaitu dengan rata-rata 28,74 kg pada setiap laktasinya. Nilai koefisien korelasi dari ketiga laktasi berturut-turut menunjukkan angka 0,075, 0,057 dan -0,085 yang artinya sangat rendah (tidak valid) sedangkan nilai koefisien determinasi dari ketiga laktasi berturut-turut menunjukkan persentase 0,56%, 0,33% dan 0,72%
| Item Type: | Thesis (Diploma) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Subjects: | 200 - Rumpun Ilmu Hewani > 210 - Ilmu Peternakan > 216 - Produksi Ternak | ||||||
| Divisions: | Jurusan Peternakan > Prodi D3 Produksi Ternak > Tugas Akhir | ||||||
| Depositing User: | Usman Efendi | ||||||
| Date Deposited: | 26 Feb 2026 07:12 | ||||||
| Last Modified: | 26 Feb 2026 07:12 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/54189 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
