Ilmi, Darul (2017) Usaha Ayam Broiler dengan Memanfaatkan Tepung Limbah Pengalengan Ikan Dalam Ransum. Diploma thesis, Politeknik Negeri Jember.
|
Text (Ringkasan)
7. RINGKASAN.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (86kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
12. BAB I. PENDAHULUAN.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (194kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
17. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (285kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
LAPORAN LENGKAP.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
Abstract
Tepung limbah pengalengan ikan (TLPI) merupakan salah satu bahan pakan ternak sumber protein hewani. Seiring berjalannya waktu jumlah peternak ayam broiler di Indonesia semakin meningkat, sehingga kebutuhan bahan pakan sumber protein hewani juga bertambah. Protein hewani selama ini diperoleh dari tepung ikan, dimana ketersediaanya sedikit dan masih impor. Oleh karena itu, TLPI merupakan salah satu upaya untuk menggantikan tepung ikan komersil sebagai bahan pakan dengan kandungan protein yang sama dengan harga yang lebih murah. Proyek Usaha Mandiri (PUM) ini bertujuan untuk mengetahui performa broiler, serta mendapatkan keuntungan dalam pemeliharaan broiler dengan menggunakan TLPI dalam ransum. Kegiatan ini dilakukan pada 24 Desember 2016 di kandang unggas Politeknik Negeri Jember. Paramater yang digunakan yaitu konsumsi pakan, Pertambahan Bobot Badan (PBB), konversi pakan (FCR), dan mortalias. Hasil PUM menunjukkan bahwa penggunaan TLPI dalam ransum broiler mengalami kerugian. Kerugian ini disebabkan oleh parameter yang dihasilkan tidak mendekati atau memenuhi standart broiler strain Cobb. Konsumsi rata-rata kumulatif selama pemeliharaan yaitu 2,64 kg per ekor, PBB yaitu 1,32 kg, FCR sebesar 2, dan mortalitas sebesar 4,5%. Selain itu, faktor lain yang mempengaruhi pendapatan usaha yaitu harga jual broiler di tengkulak sangat murah, yaitu Rp11,000 per kg, serta pemanenan secara bertahap (bukan all in all out) yang menyebabkan rata-rata bobot badan menurun menjadi 1,16 kg/ekor.
| Item Type: | Thesis (Diploma) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Subjects: | 200 - Rumpun Ilmu Hewani > 210 - Ilmu Peternakan > 216 - Produksi Ternak | ||||||
| Divisions: | Jurusan Peternakan > Prodi D3 Produksi Ternak > Tugas Akhir | ||||||
| Depositing User: | Sri Supriyatiningsih | ||||||
| Date Deposited: | 20 Feb 2026 03:40 | ||||||
| Last Modified: | 20 Feb 2026 03:41 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/53885 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
