Arisandi, Devi Kusuma (2017) Penambahan Khamir (Saccharomyces cerevisiae)Pada Ransum Sebagai Probiotik Dalam Usaha Broiler. Diploma thesis, Politeknik Negeri Jember.
|
Text (Ringkasan)
6. RINGKASAN.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (131kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
11. BAB 1 PENDAHULUAN.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (95kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (146kB) |
|
|
Text (Ta Full)
TA FULL.pdf Restricted to Registered users only Download (815kB) |
Abstract
Broiler merupakan tipe ayam pedaging dan umumnya digunakan untuk konsumsi sehari-hari oleh masyarakat. Selain murah, pertumbuhannya yang begitu cepat sehingga menyebabkan ayam ini selalu ada untuk masyarakat. Adapun masalah utama yang dihadapi peternakan broiler dalam peningkatan produksi ternak adalah penyediaan pakan. Peternakan broiler umumnya menggunakan pakan untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak dengan biaya harga yang cukup mahal yaitu mencapai 70% dari biaya produksi. Efesiensi penggunaan pakan dapat dilakukan dengan pemberian bahan imbuhan. Bahan imbuhan berasal dari probiotik, Probiotik merupakan salah satu bahan tambahan pakan (feed additive) yang mengandung mikroorganisme hidup yang digunakan untuk mengatur keseimbangan mikroorganisme dalam saluran pencernaan. Probiotik Saccharomyces cerevisiae dapat menghasilkan enzim amilase dan protease, sehingga keberadaannya dalam saluran pencernaan akan meningkatkan aktifitas enzim tersebut. Probiotik Saccharomyces cerevisiae juga mampu memecah zat-zat makanan menjadi bentuk yang lebih sederhana dan mudah diserap oleh saluran pencernaan. Hal ini disebabakan karena Saccharomyces cerevisiae menghasilkan enzim proteolitik yang mampu memecah protein dalam saluran pencernaan sehingga menyebabkan pertambahan bobot badan. Proyek Usaha Mandiri ini bertujuan untuk mengetahui performans ayam broiler dan mengetahui pendapatan dan keuntungan usaha ayam broiler yang diberi Saccharomyces cerevisiae dalam ransum sebagai probiotik. Proyek Usaha Mandiri ini dilaksanakan pada tanggal 09 November – 10 Desember 2016 di Kandang Open House Politeknik Negeri Jember. viii Hasil Proyek Usaha Mandiri menunjukan bahwa penambahan Khamir (Saccharomyces cerevisiae) dalam ransum sebagai probiotik dengan presentase 0,4 % memberikan hasil Bobot akhir broiler yang dicapai rata-rata adalah 1309 g/ekor dengan biaya produksi Rp4.043.900,-maka harga jual yang ditetapkan agar tidak mengalami kerugian adalah Rp17.000,-/kg. Berdasarkan pada hasil analisis usaha broiler dengan umur panen 31 hari menunjukan nilai R/C Ratiosebesar 1,01, nilai R/C Ratio yang berart setiap penambahan biaya sebesar Rp1,- akan memperoleh pendapatan sebesar Rp1,01, R/C Ratio lebih dari 1 berarti usah tersebut layak untuk dilanjutkan dan nilai B/C Ratio sebesar 0,01 berarti setiap penambahan biaya sebesar Rp1,- akan mendapatkan keuntungan Rp0,01,- atau sekitar 1% dari biaya produksi, keuntungan yang didapatkan dari Proyek Usaha Mandiri Rp.66.700,-.
| Item Type: | Thesis (Diploma) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Subjects: | 200 - Rumpun Ilmu Hewani > 210 - Ilmu Peternakan > 216 - Produksi Ternak | ||||||
| Divisions: | Jurusan Peternakan > Prodi D3 Produksi Ternak > Tugas Akhir | ||||||
| Depositing User: | Usman Efendi | ||||||
| Date Deposited: | 19 Feb 2026 02:53 | ||||||
| Last Modified: | 19 Feb 2026 02:53 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/53833 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
