Analisis Beban Kerja Pegawai Departemen Silo & Dryer Menggunakan Metode Full Time Equivalent (FTE) (Studi Kasus: PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk Plant Buduran)

Ekawati, Intan (2026) Analisis Beban Kerja Pegawai Departemen Silo & Dryer Menggunakan Metode Full Time Equivalent (FTE) (Studi Kasus: PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk Plant Buduran). [Experiment] (Unpublished)

[img] Text (Ringkasan)
Ringkasan.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (104kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (128kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (105kB)
[img] Text (Laporan Lengkap)
Laporan Lengkap_Intan Putri Ekawati_D41220211.pdf - Submitted Version
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Kegiatan magang merupakan bagian dari pendidikan vokasi yang bertujuan menjembatani kesenjangan antara teori akademik dan praktik industri. Laporan magang ini membahas analisis beban kerja pegawai Departemen Silo & Dryer di PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk Plant Buduran menggunakan metode Full Time Equivalent (FTE). Departemen Silo & Dryer memiliki peran strategis dalam menjamin ketersediaan dan mutu bahan baku jagung sebagai tahap awal proses produksi pakan ternak. Variasi kondisi bahan baku dan fluktuasi volume kerja berpotensi menimbulkan ketidakseimbangan beban kerja antarjabatan. Metode FTE digunakan untuk mengukur kesesuaian antara beban kerja aktual dengan waktu kerja efektif pegawai melalui identifikasi aktivitas kerja, perhitungan waktu kerja, allowance, serta penentuan nilai FTE pada setiap posisi. Hasil analisis menunjukkan adanya ketidakseimbangan beban kerja, di mana posisi Supervisi berada pada kategori overload, sementara Operator Tungku dan Operator Intake berada pada kategori underload. Kondisi tersebut mengindikasikan perlunya penyesuaian distribusi tugas dan kebutuhan tenaga kerja agar operasional departemen berjalan lebih efisien. Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa metode FTE efektif digunakan sebagai alat evaluasi beban kerja yang objektif dan terukur. Rekomendasi yang diberikan meliputi penyesuaian jumlah tenaga kerja, redistribusi tugas, serta optimalisasi peran pegawai pada posisi underload. Implementasi rekomendasi ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi operasional dan mendukung pengambilan keputusan manajemen sumber daya manusia secara berkelanjutan.

Item Type: Experiment
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorWulandari, SekarNIDN0019089006
Uncontrolled Keywords: beban kerja, Full Time Equivalent (FTE), magang, Silo & Dryer, sumber daya manusia, JAPFA COMFEED INDONESIA TBK PLANT BUDURAN, Japfa, Intan
Subjects: 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 180 - Ilmu Sosiologi Pertanian > 185 - Agribisnis
Divisions: Jurusan Manajemen Agribisnis > Prodi D4 Manajemen Agroindustri > PKL
Depositing User: Intan Putri Ekawati
Date Deposited: 10 Feb 2026 07:44
Last Modified: 10 Feb 2026 07:45
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/53473

Actions (login required)

View Item View Item