Analisis Ketidakakuratan Kodefikasi Rekam Medis Pasien Poli Umum berdasarkan ICD-10 di Puskesmas Gesang Lumajang

Pratama, Novita Anggie (2025) Analisis Ketidakakuratan Kodefikasi Rekam Medis Pasien Poli Umum berdasarkan ICD-10 di Puskesmas Gesang Lumajang. Undergraduate thesis, Politeknik Negeri Jember.

[img] Text (Abstract)
Abstract.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (29kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (187kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (171kB)
[img] Text (Laporan Lengkap)
Laporan Lengkap.pdf - Submitted Version
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Keakuratan kode diagnosis merujuk pada ketepatan dalam penulisan kode penyakit yang sesuai dengan standar klasifikasi yang ditetapkan dalam International Classification of Diseases (ICD-10). Hasil studi pendahuluan diperoleh data ketidakakuratan mencapai 45,88% dari 85 sampel dimana tingkat akurasi pengodean diagnosis penyakit harus 100%. Dampaknya adalah ketidakakuratan data morbiditas penyakit yang akan berpengaruh pada data laporan 10 besar penyakit. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor penyebab perilaku petugas koding yang mengakibatkan ketidakakuratan kodefikasi rekam medis pasien poli umum berdasarkan ICD-10 menggunakan teori perilaku Lawrence Green berdasarkan faktor predisposisi, pemungkin dan pendorong. Jenis penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu tes tertulis, wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, USG dan brainstorming dengan subjek penelitian 2 koder poli umum dan penanggung jawab UKP Puskesmas. Hasil penelitian penyebab ketidakakuratan kodefikasi berdasarkan faktor predisposisi antara lain petugas koding bukan berlatar belakang perekam medis, kurangnya pengetahuan koder, sikap kurang mendukung proses pengkodingan sesuai standar klasifikasi. Pada faktor pendukung antara lain tidak tersedianya ICD-10 dan koder belum pernah mengikuti pelatihan terkait pengkodingan. Pada faktor pendorong antara lain tidak adanya sistem reward dan punishment, dan tidak adanya SOP kodefikasi penyakit. Prioritas masalah yang harus diselesaikan adalah kurangnya pengetahuan koder tentang tata cara pengkodingan dengan ICD-10. Kesimpulan penelitian ini adalah faktor predisposisi, faktor pendukung, dan faktor pendorong menjadi penyebab ketidakakuratan kodefikasi rekam medis pasien poli umum berdasarkan ICD-10 di Puskesmas Gesang Lumajang. Saran yang diberikan yaitu penanggung jawab unit rekam medis memberikan pelatihan kepada petugas koding baik internal maupun eksternal.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorNuraini, NovitaNIDN0007118403
Uncontrolled Keywords: Analisis, ICD-10, Ketidakakuratan, Kodefikasi, Penyakit
Subjects: 340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 370 - Ilmu Keperawatan dan Kebidanan > 373 - Administrasi Rumah Sakit
340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 350 - Ilmu Kesehatan Umum > Sistem Informasi Kesehatan
Divisions: Jurusan Kesehatan > Prodi D4 Manajemen Informasi Kesehatan > Tugas Akhir
Depositing User: Novita Anggie Pratama
Date Deposited: 13 Feb 2026 04:00
Last Modified: 13 Feb 2026 04:02
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/52513

Actions (login required)

View Item View Item