Uji Mutu Tepung Karaginan Hasil Ekstraksi Metode Pemanas Ohmic dan Konvensional

Fadholi, Imam (2017) Uji Mutu Tepung Karaginan Hasil Ekstraksi Metode Pemanas Ohmic dan Konvensional. Diploma thesis, Politeknik Negeri Jember.

[img] Text (Abstrak)
06. ABSTRAK.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (20kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
13. BAB 1. PENDAHULUAN.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (32kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
18. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (20kB)
[img] Text (Laporan Lengkap)
LAPORAN LENGKAP.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Rumput laut merupakan salah satu komoditas unggulan yang memiliki nilai ekonomis cukup menjanjikan karena digunakan sebagai penghasil tepung karaginan. Pengolahan tepung karaginan menggunakan teknologi pemanas ohmic dan konvensional. Teknologi pemanas ohmic merupakan suatu proses dimana bahan dijadikan resistor yang dilewati arus listrik (khususnya arus bolak-balik AC). Pemanas konvensional merupakan pemanas dimana panas yang mengalir dari permukaan menuju bagian dalam bahan. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan mutu tepung karaginan hasil ekstraksi pemanas ohmic dan konvensional meliputi rendemen, kadar air, derajat putih, dan viskositas. Penelitian ini menggunakan perlakuan yang sama pada kedua metode dengan perbandingan rumput laut : alkali (1 : 20), KOH 1N, lama pemanasan 1 jam, dan suhu pemanasan 90°C. Mutu tepung karaginan hasil ekstraksi metode pemanas ohmic adalah : 1) rendemen rata-rata 45%, 2) kadar air 10%, 3) derajat putih 77,63%, 4) viskositas 6,02 cp. Sedangkan hasil pemanas konvensional : 1) rendemen rata-rata 42%, 2) kadar air 8%, 3) derajat putih 74,27%, 4) viskositas 4,57 cp. Hasil analisis statistik uji beda rata-rata pada parameter mutu rendemen menunjukkan pemanas ohmic sama atau berbeda tidak nyata dibanding dengan pemanas konvensional, sedangkan mutu kadar air, derajat putih, dan viskostas nilai mutu hasil ekstraksi pemanas metode ohmic lebih tinggi dari konvensional

Item Type: Thesis (Diploma)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorIswahyono, IswahyonoNIP196411101992021001
Subjects: 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 160 - Teknologi dalam Ilmu Tanaman > 163 - Teknologi Pertanian
Divisions: Jurusan Teknologi Pertanian > Prodi D3 Keteknikan Pertanian > Tugas Akhir
Depositing User: Usman Efendi
Date Deposited: 22 Jan 2026 07:58
Last Modified: 22 Jan 2026 07:59
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/52122

Actions (login required)

View Item View Item