Anugerah, Irnando Agustoleos Try (2016) Pengaruh Penambahan Kayumanis (Cinnamon verum) Dalam Proses Penyangraian Kopi Robusta (Coffea Canephora) Terhadap Tingkat Kesukaan Konsumen. Diploma thesis, Politeknik Negeri Jember.
|
Text (Abstrak)
06. ABSTRAK.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (87kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
13. BAB 1. PENDAHULUAN.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (88kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
18. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (89kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
20. LAPORAN LENGKAP.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
Abstract
Kopi merupakan minuman dengan warna hitam kecoklatan dengan aroma dan rasa yang khas. Kopi mempunyai beberapa jenis, tetapi kopi yang banyak dinikmati dari jenis arabika dan robusta dengan ciri khas masing-masing. Nilai jual kopi robusta yang rendah menjadikan kopi ini sebagai kopi instan dalam kemasan.Selain menikmati kopi dari beberapa jenis yang berbeda, para penikamat kopi biasa menikamti kopi dengan menambahkan rempah-rempah pada kopi contohnya dengan menggunakan kayumanis. Kayu manis dikenal memiliki manfaat untuk mengobati penyakit maag, masuk angin, asma dan menambah nafsu makan (Setiyadi Yudi.2014). Pencampuran kopi dengan kayu manis banyak dilakukan pada saat penyeduhan bukan pada proses penyangraian. Sedangkan penyangraian merupakan proses terpenting dari pembuatan kopi. Penyangraian adalah tahap pembentukan aroma dan cita rasa kopi dengan metode pemanasan biji (Sada Cofeea.2015). Penambahan rempah seperti kayu manis pada proses penyangraian memungkingkan mempengaruhi cita rasa dan aroma pada kopi. Berdasarkan hasil uji organoleptik dan analisadata menggunakan RAK Non Faktorial dengan 100 panelis menunjukkan perbedaan sangat nyata terhadap tingkat kesukaaan konsumen pada kopi yang ditambahakan kayu manis saat penyangraian. Berdasarkan dari uji warna kopi panelis lebih menyukai kopi pada perlakuan P1 atau tanpa penambahan kayu manis dengan nilai rerata 3,56. Aroma kopi yang paling disukai oleh panelis yaitu perlakuan P1 atau tanpa penambahan kayumanis dengan nilai rerata 3,35. Pada rasa palis juga lebih menyukai perlakuan P1 atau tanpa penambahan kayu manis dengan nilai rerata 3.40. Berdasarkan hasil tersebut menunjukan bahwa penambahan kyu manis dalam prosespenyangraian kopi robusta berpangruh terhadap tingkat kesukaan konsumen dan panelis tidak menyukai penambahan kayu manis pada proses penyangrian kopi robusta.
| Item Type: | Thesis (Diploma) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Subjects: | 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 154 - Budidaya Pertanian dan Perkebunan | ||||||
| Divisions: | Jurusan Produksi Pertanian > Prodi D3 Produksi Tanaman Perkebunan > Tugas Akhir | ||||||
| Depositing User: | Sri Supriyatiningsih | ||||||
| Date Deposited: | 21 Jan 2026 02:47 | ||||||
| Last Modified: | 21 Jan 2026 02:47 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/51922 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
