Alfiani, Reski Sahnur (2025) Analisis Penerimaan Rekam Medis Elektronik Unit Rawat Inap Dengan Metode Technology Acceptance Model (TAM) di RSD dr. Soebandi Jember. Undergraduate thesis, Politeknik Negeri Jember.
|
Text (Abstract)
Abstract.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (230kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (363kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (204kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
Laporan Lengkap.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
RSD dr. Soebandi Jember menerapkan RME di unit rawat inap sejak November 2024, dan masih 2 dari 15 bangsal yang menggunakannya. Kendalanya yaitu beberapa form belum bisa berfungsi dengan baik, serta RME yang belum dapat menyediakan data untuk kepentingan laporan. Berdasarkan permasalah tersebut, maka perlu dilakukan Analisis penerimaan dengan metode Technology Acceptance Model( TAM). Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dengan uji spearman rank. Hasil identifikasi variabel kemudahan pengguna, menunjukkan 96% berpendapat RME mudah dipelajari, 93% berpendapat RME mempermudah pengguna dalam mencapai tujuan, 94% berpendapat informasi pada RME jelas dan mudah dipelajari, 95% berpendapat RME fleksibel, 83% berpendapat RME bebas dari kesulitan, dan 90% berpendapat RME mudah digunakan.Variabel persepsi kebermanfaatan menunjukkan 95% berpendapat RME dapat mempercepat pekerjaannya, 92% berpendapat RME dapat meningkatkan kinerja, 96% berpendapat RME dapat meningkatkan produktivitas, 97% berpendapat RME dapat meningkatkan efektifitas kerja, 95% berpendapat RME dapat mempermudah pekerjaan dan 98% berpendapat RME bermanfaat.Variabel penerimaan pengguna teknologi, menunjukkan 96% responden menerima implementasi RME. Terdapat hubungan signifikan yang lemah Persepsi Kemudahan Penggunaan dengan Persepsi Kebermanfaatan, dengan nilai koefisien 0.192** dan nilai signifikansi 0.006. Terdapat hubungan signifikan sangat kuat antara Persepsi Kebermanfaatan dengan Penerimaan IT nilai, koefisien 0.823** dan nilai signifikansi 0.000. Terdapat hubungan yang signifikan sangat kuat Persepsi Kemudahan Penggunaan dengan Penerimaan dengan nilai koefisien 0.716** dan nilai signifikansi 0,000. Saran dari penelitian ini adalah pihak rumah sakit perlu melakukan evaluasi rutin, pengembangan fitur yang masih belum berfungsi dan pengadahan pelatihan khususnya pada PPA yang masih belum menggunakan RME.
Actions (login required)
![]() |
View Item |
