Valentino, Dimas Wahyu (2019) Peningkatan Hasil Produksi Kedelai Edamame (Glycin Max (L.) Merril) Dan Sawi Pakcoy (Brassica Rapa L.) Dengan Penambahan Pupuk N 125%. Diploma thesis, Politeknik Negeri Jember.
|
Text (Ringkasan)
4. RINGKASAN.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (34kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
9. BAB 1. PENDAHULUAN.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (36kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
14. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (150kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
23.A31161605_LAPORAN LENGKAP.pdf Restricted to Registered users only Download (935kB) |
Abstract
Kedelai Edamame merupakan sayuran berupa kacang-kacangan yang dimata orang awam mungkin sama saja dengan kacang kedelai, namun sebenarnya cukup berbeda. Jika dibandingkan dengan kedelai, edamame dapat dikenali dengan bentuknya yang lebih besar. Edamame termasuk tanaman legum yang dapat mengikat nitrogen di udara sehingga edamame sering dibudidayakan secara tumpang sari. Tanah yang telah di tanamani Edamame berpotensi untuk dimanfaatkan tanaman lain dalam proses budidaya. Hal ini merupakan salah satu bentuk efisiensi penggunaan pupuk, karena dengan pemberian pupuk pada tanaman pokok juga sekaligus memberikan pupuk pada tanaman pendampingnya. Salah satu bentuk efisiensi penggunaan pupuk adalah dengan penanaman pola tanam tumpangsari (Sonjaya. T. H. 2016). Proyek usaha mandiri ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi penggunaan pupuk 125% Nitrogen melalui pola tanam tumpangsari. Proyek usaha mandiri ini dilaksanakan pada bulan Juli sampai bulan September 2018. Tempat pelaksanaan di Lahan budidaya Politeknik Negeri Jember. Data dianalisis dengan menggunakan uji-t serta analisis usaha tani (AUT). Untuk mengetahui layak tidaknya pola tanam tumpangsari yang diterapkan sebagai perlakuan, akan dianalisis dengan Analisis LER (Lan Equivalen Ratio) dan EIR (Income Equivalen Ratio). Hasil proyek usaha mandiri ini menunjukkan pertumbuhan edamame pada perlakuan tumpangsari menunjukkan hasil yang berbeda sangat nyata (**) pada setiap umur pengamatan tinggi tanaman. Produksi atau hasil tanaman edamame berbeda sangat nyata antara tumpangsari dengan monokultur. Pertumbuhan dan vi berat sawi pakcoy pada perlakuan tumpangsari menunjukkan hasil berbeda sangat nyata (**) pada setiap pengamatan. Analisa usahatani tumpangsari menunjukan nilai R/C 1,73 >1, yang artiya usaha ini layak untuk dijalankan. Nilai LER untuk tumpangsari edamame dan sawi pakcoy didapatkan sebesar 1,01 dan Nilai IER sebesar 1,25
| Item Type: | Thesis (Diploma) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Subjects: | 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 152 - Hortikultura | ||||||
| Divisions: | Jurusan Produksi Pertanian > Prodi D3 Produksi Tanaman Hortikultura > Tugas Akhir | ||||||
| Depositing User: | Sri Supriyatiningsih | ||||||
| Date Deposited: | 19 Jan 2026 03:32 | ||||||
| Last Modified: | 19 Jan 2026 03:32 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/51626 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
