Analisis Usaha Budidaya Kangkung (Ipomea sp.) Secara Hidroponik Sistem Rakit Apung dengan Memanfaatkan Limbah Kolam Lele di Desa Kemiri Kecamatan Panti Kabupaten Jember

Putra, Ananda Wahyu Wijaya (2019) Analisis Usaha Budidaya Kangkung (Ipomea sp.) Secara Hidroponik Sistem Rakit Apung dengan Memanfaatkan Limbah Kolam Lele di Desa Kemiri Kecamatan Panti Kabupaten Jember. Diploma thesis, Politeknik Negeri Jember.

[img] Text (Abstrak)
11. ABSTRAK.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (280kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
14. BAB 1. PENDAHULUAN.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (191kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
19. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (180kB)
[img] Text (Laporan Lengkap)
25. D31160359 _LAPORAN LENGKAP_TA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)

Abstract

Hidroponik merupakan metode bercocok tanam tanpa menggunakan media tanah dengan menggantikan unsur hara yang ada di tanah menggunakan nutrisi yang telah ditentukan sesuai kebutuhan tanaman yang dibudidayakan. Budidaya yang dilakukan adalah buididaya kangkung secara hidroponik. Budidaya kangkung secara hidroponik ini memanfaatkan limbah air kolam lele sebagai pengganti nutrisi yang seharusnya diberikan pada tanaman kangkung secara hidroponik seperti pada umumnya dengan tujuan untuk memaksimalkan keuntungan yang diperoleh. Tujuan dari analisis tugas akhir ini adalah untuk menganalisis usaha budidaya kangkukng secara hidroponik sistem rakit apung dengan memanfaatkan limbah kolam lele. Pelaksanaan tugas akhir ini dilaksanakan di Desa Kemiri Kecamatan Panti Kabupaten Jember selama 3 (tiga) bulan dimulai bulan November 2018 sampai Januari 2019. Alat yang digunakan dalam budidaya kangkung hidroponik sistem rakit apung dengan memanfaatkan limbah kolam lele adalah pipa PVC, terpal, bambu, sterofoam, gergaji, paku, palu, gunting, golok, dan gelas air mineral bekas. Bahan yang digunakan benih kangkung, arang sekam, air limbah kolam lele. Metode pengumpulan data yang dilakukan menggunakan dua metode yaitu metode pengumpulan data primer dan metode pengumpulan data sekunder. Analisis yang dipakai adalah Break Event Point (BEP), Return Cost Ratio (R/C Ratio), dan Return On Investment (ROI). Berdasarkan analisis kelayakan usaha yang telah dilakukan dengan menggunakan 3 analisis usaha yaitu BEP (produksi) sebanyak 22 ikat dari jumlah produksi sebesar 42 ikat,-, BEP (harga) sebesar Rp 2.200,- dengan harga jual Rp 4.000/ikat , R/C Ratio 1,9 dan ROI 21,76 %. Pemasaran produk kangkung hidroponik menggunakan satu saluran pemasaran yaitu saluran pemasaran langsung kepada konsumen. Dapat disimpulkan bahwa usaha kangkung hidroponik layak untuk diusahakan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorSubagiyo, AmarNIP196011241987031002
Subjects: 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 180 - Ilmu Sosiologi Pertanian > 185 - Agribisnis
Divisions: Jurusan Manajemen Agribisnis > Prodi D3 Manajemen Agribisnis > Tugas Akhir
Depositing User: Usman Efendi
Date Deposited: 14 Jan 2026 04:12
Last Modified: 14 Jan 2026 04:12
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/51187

Actions (login required)

View Item View Item