Jati, Agus Sukma (2019) Penambahan Pupuk KNO3 dan POC Urin Sapi Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Cabai Merah (Capsicum annum L.). Diploma thesis, Politeknik Negeri Jember.
|
Text (Ringkasan)
7. RINGKASAN.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (80kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
13. BAB 1. PENDAHULUAN.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (67kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
18. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (108kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
A31160540_LAPORAN LENGKAP.pdf Restricted to Registered users only Download (648kB) |
Abstract
Cabai merah merupakan komoditas hortikultura yang sangat digemari oleh masyarakat. Harga cabai merah sangat fluktuatif karena keadaan pasar cabai merah di pengaruhi oleh jumlah cabai merah yang tersedia di pasar. Penggunaan pupuk kalium berguna mengatur berbagai mekanisme metabolik seperti fotosintesis, metabolisme karbohidrat dan translokasinya, sintetik protein berperan dalam proses respirasi dan meningkatkan ketahanan tanaman terhadap serangan hama dan penyakit. Pupuk organik cair urin sapi memiliki beberapa keuntungan yaitu mengandung zat tertentu seperti mikroorganisme yang jarang terdapat pada pupuk organik padat, pupuk organik cair dapat mengaktifkan unsur hara yang ada dalam pupuk organik padat. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui penggunaan pupuk KNO3 dan POC urin sapi terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman cabai merah, serta untuk mengetahui kelayakan usaha tani budidaya cabai merah. Penelitian ini dilaksanakan bulan Agustus sampai dengan Desember 2018 di lahan Politeknik Negeri Jember, Provinsi Jawa Timur. Budidaya ini dilakukan dengan cara membagi lahan menjadi 2 bagian, yaitu lahan 1 dengan luasan 200 m2 menggunakan perlakuan POC urin sapi dan KNO3 dan lahan 2 dengan luasan 200 m2 sebagai kontrol. Sampel tanaman yang digunakan sebanyak 40 sampel per perlakuan. Data yang diperoleh kemudian diuji menggunakan uji-t dan juga menggunakan analisa usaha tani. Hasil uji-t menunjukkan bahwa perlakuan KNO3 dan POC urin sapi tidak berbeda nyata pada parameter tinggi tanaman, muncul bunga per sampel, panjang buah per sampel, diameter buah per sampel, jumlah buah per sampel, berat buah ix per sampel, dan jumlah buah rusak per sampel, serta berbeda nyata pada pengamatan parameter berat buah rusak per sampel. Budidaya cabai merah perlakuan KNO3 dan POC urin sapi luasan 200 m2 tidak layak untuk di usahakan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Subjects: | 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 152 - Hortikultura | ||||||
| Divisions: | Jurusan Produksi Pertanian > Prodi D3 Produksi Tanaman Hortikultura > Tugas Akhir | ||||||
| Depositing User: | Sri Supriyatiningsih | ||||||
| Date Deposited: | 14 Jan 2026 04:04 | ||||||
| Last Modified: | 14 Jan 2026 04:07 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/51178 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
