Performa Reproduksi Sapi Potong Di Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu

NUGRAHA, SUKMA ADI (2019) Performa Reproduksi Sapi Potong Di Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu. Diploma thesis, Politeknik Negeri Jember.

[img] Text (Ringkasan)
7. HALAMAN RINGKASAN.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (34kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
13. BAB 1. PENDAHULUAN.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (37kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
18. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (39kB)
[img] Text (Laporan Lengkap)
C31160137 SUKMA ADI NUGRAHA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (394kB)

Abstract

Reproduksi merupakan salah satu aspek yang sangat menentukan dalam usaha peternakan sapi potong. Performa reproduksi sapi potong dapat diukur dengan beberapa parameter yaitu, jumlah pelayanan inseminasi buatan (IB) yang dapat dihitung dari jumlah straw yang digunakan dan jumlah kebuntingan yang dapat dihitung dari jumlah ternak yang bunting setelah mendapat pelayanan inseminasi buatan (IB) pada periode tahun pengamatan. Tujuan dilakukannya studi kasus ini yaitu untuk menilai dan mengetahui performa reproduksi sapi potong di Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu. Studi kasus ini dilaksanakan selama 3 bulan di BBPP Batu. Data yang diambil dalam studi kasus ini adalah data primer yaitu data diperoleh dari tanggapan kepala kandang terhadap pelaksanaan IB, pengetahuan kepala kandang terhadap tanda-tanda birahi serta perubahan reproduksi yang mengacu pada efisiensi reproduksi. Data sekunder diperoleh dari hasil recording tahun 2017 sampai 2018 yang meliputi jumlah pelayanan IB, jumlah betina yang di IB, jumlah betina yang bunting hasil IB, jumlah betina yang bunting hasil IB pertama dan dokumentasi selama kegiatan di BBPP Batu. Data diperoleh dari recording inseminasi buatan 7 ekor sapi yaitu, sapi simmental, sapi madura, sapi limousin, sapi peranakan ongle, sapi madura, sapi limousin, dan sapi simmental. Metode yang digunakan yaitu mengikuti dan melaksanakan kegiatan pemeliharaan dan membantu petugas untuk menyiapkan alat alat untuk melakukan inseminasi buatan (IB) dan pemeriksaan kebuntingan (PKB) di BBPP Batu. Parameter pengamatan studi kasus ini adalah keadaan umum lokasi penelitian, jumlah pelayanan inseminasi buatan (IB) serta jumlah kebuntingan. Analisis data pada studi kasus ini menggunakan statistik deskriptif. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa dari 7 ekor sapi bangsa simmental no eartag 0638 membutuhkan pelayanan IB 3 kali, limousin no eartag 0645 membutuhkan pelayanan IB 1 kali, madura no eartag 0248 membutuhkan pelayanan IB 1 kali, madura no eartag 0241 membutuhkan pelayanan IB 2 kali, limousin no eartag - membutuhkan pelayanan IB 1 kali, simmental no eartag SIMA membutuhkan pelayanan IB 1 kali hingga ternak mengalami konsepsi (kebuntingan). Tetapi pada sapi peranakan ongole no eartag 0608 tidak terjadi kebuntingan, sedangkan jumlah kebuntingan dari 7 ekor sapi pada tahun 2017 sampai 2018 adalah 6 ekor. Dari hasil tersebut menunjukkan bahwa performa reproduksi sapi potong di BBPP bisa dikatakan kurang baik.

Item Type: Thesis (Diploma)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
UNSPECIFIEDNusantoro, SuluhNIP. 197506252001121002
Subjects: 200 - Rumpun Ilmu Hewani > 210 - Ilmu Peternakan > 211 - Ilmu Peternakan
Divisions: Perpustakaan > Tugas Akhir > Diploma
Depositing User: Usman Efendi
Date Deposited: 13 Jan 2026 01:21
Last Modified: 13 Jan 2026 01:21
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/50876

Actions (login required)

View Item View Item