OPTIMALISASI LAHAN DENGAN POLA TANAM TUMPANGSARI EDAMAME(Glycine max (L.) Merril.) DAN SAWI PAKCOY(Brassica rapa L.)

Hidayat, Wahyu (2019) OPTIMALISASI LAHAN DENGAN POLA TANAM TUMPANGSARI EDAMAME(Glycine max (L.) Merril.) DAN SAWI PAKCOY(Brassica rapa L.). Diploma thesis, Politeknik Negeri Jember.

[img] Text (Ringkasan)
7. RINGKASAN.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (0B)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
13. BAB 1. PENDAHULUAN.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (0B)
[img] Text (Daftar Pustaka)
18. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (0B)
[img] Text (Laporan Lengkap)
33. A31160919_ LAPORAN LENGKAP.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Kedelai edamame merupakan jenis tanaman yang termasuk kedalam kategori kedelai sayur, di negara asalnya yaitu Jepang, edamame atau gojiru dijadikan sebagai sayuran serta camilan yang baik bagi kesehatan. Kedelai edamame dapat dikonsumsi dalam bentuk kedelai segar atau dalam keadaan beku. Tanaman kedelai edamame termasuk tanaman leguminosa mempunyai bintil akar yang menandakan jika adanya simbiosis antara akar tanaman dengan bakteri bintil akar yang menambat nitrogen bebas dari atmosfer (rongga udara tanah) Bakteri tersebut yaitu Rhizobium sp. Tanaman pakcoy (Brassica rapa L.) merupakan salah satu jenis sayuran yang memiliki nilai komersial dan banyak diminati oleh banyak masyarakat karena rasanya yang enak, renyah dan segar. Tanaman sawi pakcoy termasuk jenis tanaman yang memiliki umur pendek dan memiliki kandungan gizi yang baik diperlukan oleh tubuh. Kandungan betakaroten pada sawi pakcoy dapat mencegah penyakit katarak. Sawi pakcoy mengandung betakaroten yang tinggi, dan juga mengandung banyak gizi diantaranya protein, lemak nabati, karbohidrat, serat, Ca, Mg, Fe, sodium, vitamin A, dan vitamin C Proyek usaha mandiri (PUM) ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan, produksi, analisa usaha tani serta uji kelayakan budidaya tumpangsari edamame dengan sawi pakcoy. Proyek usaha mandiri (PUM) ini telah dilaksanakan pada bulan Juli sampai bulan Oktober 2018. Tempat pelaksanaan di Lahan budidaya Politeknik Negeri Jember. Data dianalisis dengan menggunakan uji-t serta analisis usaha tani (AUT). Untuk mengetahui layak tidaknya pola tanam tumpangsari yang di terapkan sebagai perlakuan, akan dianalisis dengan analisis LER (Lan Equivalen Ratio) dan IER (Income Equivalen Ratio). ix Hasil proyek usaha mandiri ini menunjukkan pertumbuhan edamame pada perlakuan tumpangsari menunjukkan hasil yang berbeda nyata (**) pada umur 14 HST. Sedangkan Produksi atau hasil tanaman edamame tidak berpengaruh nyata (ns) antara tumpangsari dengan monokultur. Analisa usahatani tumpangsari menunjukkan nilai R/C 2,11>1. Nilai LER untuk tumpangsari edamame dan sawi pakcoy didapatkan sebesar 1,17 yang artinya untuk menghasilkan edamame 35kg dan sawi pakcoy 190kg di butuhkan lahan 100m2 , untuk budidaya secara tumpangsari, jika untuk budidaya monokultur membutuhkan lahan seluas 117m2 . Nilai IER sebesar 1,49 yang artinya keuntungan yang di peroleh pada pola tanam tumpangsari maupun monokultur edamame dan sawi pakcoy lebih bagus pada pola tanam tumpangsari.

Item Type: Thesis (Diploma)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorKusparwanti, Tri RiniNIP196202191989032001
Subjects: 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 152 - Hortikultura
Divisions: Jurusan Produksi Pertanian > Prodi D3 Produksi Tanaman Hortikultura > Tugas Akhir
Depositing User: Sri Supriyatiningsih
Date Deposited: 09 Jan 2026 03:11
Last Modified: 09 Jan 2026 03:12
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/50402

Actions (login required)

View Item View Item