Wijaya, Nabila Madania (2025) Peran Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan DKI Jakarta dalam Mendukung Ketahanan Pangan Melalui Pengawasan Impor Bawang Putih dari China. [Experiment] (Unpublished)
|
Text (Ringkasan)
Ringkasan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (116kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (213kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (173kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
Laporan Lengkap.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Politeknik Negeri Jember adalah perguruan tinggi negeri yang menyelanggarakan pendidikan vokasi, yaitu pendidikan yang berfokus pada pengembangan keahlian praktis yang langsung dapat diterapkan di dunia kerja. Program vokasi di Politeknik Negeri Jember dirancang untuk mencetak tenaga kerja yang kompeten sesuai dengan kebutuhan industri. Sistem pendidikan di Politeknik negeri jember menggabungkan dua komponen utama yaitu: teori dan praktik. Presentase pembelajaran teori sekitar 40%, dan 60% ditekankan pada praktikum atau pengalaman langsung di lapangan. Hal ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada mahasiswa tentang konsep-konsep yang dipelajari serta bagaimana menerapkan di dunia kerja. Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan merupakan salah satu perusahaan yang dijadikan tempat magang yang beralamatkan di Jl. Enggano no. 17 Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kode Pos 14310. Bawang putih merupakan salah satu komoditas pangan strategis di Indonesia yang sebagian besar dipenuhi melalui impor, khususnya dari Tiongkok. Dalam mendukung kelancaran perdagangan internasional sekaligus menjaga keamanan hayati dan ketahanan pangan, Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) DKI Jakarta memiliki peran penting dalam melakukan tindakan karantina tumbuhan. Indonesia masih sangat bergantung pada impor bawang putih untuk memenuhi kebutuhan konsumsi nasional. Ketergantungan ini berpotensi membawa risiko masuknya Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) yang dapat mengancam keberlanjutan sektor pertanian dalam negeri. Oleh karena itu, pengawasan ketat terhadap bawang putih impor menjadi langkah strategis dalam menjaga ketahanan pangan nasional. BBKHIT DKI Jakarta sebagai unit pelaksana teknis di bawah Badan Karantina Indonesia (Barantin) memiliki tanggung jawab dalam melaksanakan tindakan karantina tumbuhan, mulai dari pemeriksaan dokumen, pengambilan sampel, pengujian laboratorium, hingga penerbitan sertifikat pelepasan atau penolakan komoditas. Proses ini memastikan bahwa hanya produk yang memenuhi standar keamanan hayati dan bebas dari OPTK yang dapat masuk ke wilayah Indonesia.
| Item Type: | Experiment | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Subjects: | 550 - Rumpun Ilmu Ekonomi > 570 - Ilmu Manajemen > 571 - Manajemen 550 - Rumpun Ilmu Ekonomi > 570 - Ilmu Manajemen > 574 - Pemasaran 550 - Rumpun Ilmu Ekonomi > 570 - Ilmu Manajemen > 576 - Manajemen Industri |
||||||
| Divisions: | Jurusan Bisnis > Prodi D4 Manajemen Pemasaran Internasional > PKL | ||||||
| Depositing User: | Nabila Madania Wijaya | ||||||
| Date Deposited: | 08 Jan 2026 01:40 | ||||||
| Last Modified: | 08 Jan 2026 01:40 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/50064 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
