Putra, Fahmi Ramdhani Khodori (2025) Pengendalian Mutu Bahan Baku Getah Pinus di Pabrik Gondorukem dan Terpentin (PGT) Rejowinangun Trenggalek. [Experiment] (Unpublished)
|
Text (Ringkasan)
Ringkasan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (125kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (126kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (154kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
Laporan Lengkap.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Kegiatan magang ini dilaksanakan di Pabrik Gondorukem dan Terpentin (PGT) Rejowinangun Trenggalek dengan tujuan untuk memahami proses pengendalian mutu bahan baku getah pinus serta mengidentifikasi permasalahan yang terjadi dalam tahap penerimaan bahan baku. Permasalahan utama yang ditemukan selama kegiatan adalah ketidaksesuaian kualitas bahan baku yang diterima, terutama terkait warna getah, kadar air, kadar kotoran, dan ketidakstabilan suhu lingkungan yang memengaruhi mutu getah selama penyimpanan. Selain itu, efektivitas pengawasan di lapangan masih perlu ditingkatkan agar penentuan mutu bahan baku dapat dilakukan secara lebih konsisten. Metode pelaksanaan kegiatan magang dilakukan melalui observasi langsung proses penerimaan hingga produksi, wawancara dengan pihak perusahaan, praktik kerja, dan dokumentasi pendukung. Berdasarkan hasil kegiatan, diperoleh informasi bahwa proses penerimaan bahan baku diawali dengan penimbangan, pemeriksaan dokumen, pemeriksaan visual mutu getah, serta pengujian laboratorium untuk kadar air dan kadar kotoran. Sistem pengendalian mutu yang diterapkan sudah mengikuti standar perusahaan, namun masih dijumpai kendala teknis seperti variasi mutu bahan baku antar pemasok, kurangnya kedisiplinan dalam prosedur pemeriksaan, serta kondisi lingkungan penyimpanan yang belum optimal. Solusi yang diusulkan meliputi peningkatan monitoring suhu secara berkala untuk menjaga stabilitas lingkungan, penerapan sanitasi rutin pada area penyimpanan untuk mencegah kontaminasi, serta penggunaan penutup atau wadah terlindungi agar bahan baku terhindar dari debu dan kelembaban. Selain itu, perlu adanya optimalisasi SOP pemeriksaan mutu serta pelaksanaan pelatihan teknis bagi pekerja agar proses pengendalian mutu dapat berjalan lebih efektif dan terstandarisasi. Kesimpulan dari kegiatan magang ini menunjukkan bahwa pengendalian mutu bahan baku menjadi faktor penting dalam menentukan kualitas produk akhir gondorukem dan terpentin di PGT Rejowinangun. Implementasi sistem pengawasan yang lebih konsisten, dukungan fasilitas penyimpanan yang lebih baik, serta peningkatan kompetensi pekerja akan membantu perusahaan meningkatkan mutu bahan baku dan menjaga kualitas produk akhir agar tetap sesuai standar pasar, khususnya untuk kebutuhan ekspor.
| Item Type: | Experiment | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | Pengendalian Mutu, Getah Pinus, PGT Rejowinangun | ||||||
| Subjects: | 550 - Rumpun Ilmu Ekonomi > 570 - Ilmu Manajemen > 571 - Manajemen 550 - Rumpun Ilmu Ekonomi > 570 - Ilmu Manajemen > 576 - Manajemen Industri |
||||||
| Divisions: | Jurusan Manajemen Agribisnis > Prodi D4 Manajemen Agroindustri > PKL | ||||||
| Depositing User: | Fahmi Ramdhani Khodori Putra | ||||||
| Date Deposited: | 07 Jan 2026 03:37 | ||||||
| Last Modified: | 07 Jan 2026 03:38 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/49833 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
