Bashoir, Muhammad Thowil (2025) Proses Detasseling Dalam Produksi Benih Jagung Hibrida (Zea Mays L.) Pada Field Production Jember Di PT Syngenta Seed Indonesia. [Experiment] (Unpublished)
|
Text (Ringkasan)
Ringkasan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (212kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (231kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (177kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
Laporan Lengkap.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Produksi benih jagung hibrida (Zea mays L.) memerlukan penerapan pengendalian mutu yang ketat untuk menjaga kemurnian genetik dan kualitas benih yang dihasilkan. Salah satu tahapan krusial dalam proses tersebut adalah detasseling , yaitu kegiatan pencabutan bunga jantan pada tanaman betina guna mencegah terjadinya penyerbukan sendiri (self-pollination). Laporan magang ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara komprehensif proses detasseling dalam produksi benih jagung hibrida di Field Production Jember PT Syngenta Seed Indonesia, serta mengidentifikasi permasalahan yang muncul dan alternatif solusi yang dapat diterapkan. Metode pelaksanaan magang meliputi observasi langsung di lapangan, dokumentasi kegiatan, wawancara dengan pembimbing lapang dan karyawan, serta studi pustaka yang relevan. Hasil magang menunjukkan bahwa proses detasseling terdiri atas beberapa tahapan utama, yaitu estimasi detasseling , first detasseling , notal, dan kontrol lapang, yang seluruhnya harus dilaksanakan sesuai prinsip 100-0-5 yang ditetapkan perusahaan. Permasalahan yang ditemukan dalam pelaksanaan detasseling antara lain masih adanya bunga jantan yang tertinggal akibat faktor keterampilan tenaga kerja, kondisi tanaman, dan faktor lingkungan. Upaya perbaikan dilakukan melalui peningkatan pengawasan lapang, penguatan pelatihan tenaga kerja, serta penerapan standar operasional prosedur secara konsisten. Secara keseluruhan, kegiatan magang memberikan pemahaman praktis mengenai pentingnya detasseling dalam menjaga mutu benih jagung hibrida serta memperkaya wawasan mahasiswa terhadap penerapan manajemen agroindustri di lingkungan industri perbenihan berskala nasional.
| Item Type: | Experiment | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | detasseling, benih jagung hibrida, pengendalian mutu, produksi benih, manajemen agroindustri, Zea mays L. | ||||||
| Subjects: | 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 153 - Ilmu Hama dan Penyakit Tanaman 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 154 - Budidaya Pertanian dan Perkebunan 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 156 - Pemuliaan Tanaman 550 - Rumpun Ilmu Ekonomi > 570 - Ilmu Manajemen > 571 - Manajemen 550 - Rumpun Ilmu Ekonomi > 570 - Ilmu Manajemen > 576 - Manajemen Industri |
||||||
| Divisions: | Jurusan Manajemen Agribisnis > Prodi D4 Manajemen Agroindustri > PKL | ||||||
| Depositing User: | Muhammad Thowil Bashoir | ||||||
| Date Deposited: | 06 Jan 2026 02:12 | ||||||
| Last Modified: | 06 Jan 2026 02:13 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/49614 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
