Penambahan Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) Pada Ransum Dalam Usaha Ayam Kampung

Priyanto, Yogik Adi (2017) Penambahan Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) Pada Ransum Dalam Usaha Ayam Kampung. Diploma thesis, Politeknik Negeri Jember.

[img] Text (Ringkasan)
6. RINGKASAN.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (157kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
11. BAB 1 PENDAHULUAN.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (161kB)
[img] Text (Daftar Isi)
16. DAFTAR ISI.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (233kB)
[img] Text (Laporan Lengkap)
LAPORAN LENGKAP.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Ayam kampung adalah salah satu komoditas peternakan unggas yang di minati oleh masyarakat. Harganya yang lebih mahal dari daging broiler tidak menyurutkan minat masyarakat untuk mengkonsumsinya karena terdapat beberapa keunggulan yang terdapat didalam daging ayam kampung, seperti daging yang kesat, rendah lemak dan rasa daging yang lebih gurih. Harga pakan yang mahal menjadi kendala bagi para peternak, karena peternak menggunakan pakan BR-1 yang seharusnya untuk broiler. Mengingat saat ini belum ada pakan jadi untuk ayam kampung, jadi penggunan pakan BR-1 untuk ayam kampung merupakan pemborosan. Ransum adalah faktor penentu terhadap pertumbuhan ayam kampung super, selain bibit dan manajemen pemeliharaan. Untuk mengatasi kondisi tersebut, maka perlu di lakukan suatu upaya untuk meningkatkan nilai efisiensi pakan karena harga bahan pakan yang mahal tersebut. Peningkatan efisiensi pakan tersebut seperti melalui jasa bahan acidifier yang dapat ditambahkan langsung ke pakan. Salah satu acidifier tersebut adalah belimbing wuluh. Belimbing wuluh menghasilkan asam – asam organik yang bisa mengoptimalkan saluran percernaan sehingga penyerapan nutrisi dalam pakan diserap secara baik. Belimbing wuluh dapat berperan sebagai antibiotik. Belimbing wuluh memiliki manfaat menjaga keseimbangan mikroflora pada saluran pencernaan, menghambat tumbuhnya mikroba patogen, meningkatkan kerja enzim menjadi lebih baik, serta menggertah pertumbuhan. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 23 Desember 2016 s/d 16 februari 2017 di kandang postal Politeknik Negeri Jember dan akan mengaplikasikan hasil penambahan belimbing wuluh pada pakan sebanyak 1% dengan tujuan meningkatkan efisiensi pakan dan memperbaiki performa dari ayam kampung. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa penambahan belimbing wuluh dalam pakan sebanyak 1% memberikan hasil rata-rata berat badan ayam kampung pada minggu ke-8 yaitu 783,50 gram/ekor dengan biaya total produksi viii Rp.4.463,000,- maka target harga jual agar tidak mengalami kerugian yaitu Rp.29.500,-/ekor. Berdasarkan hasil kegiatan proyek usaha mandiri yang telah dilakukan dengan umur panen 8 minggu terjadi kerugian sebesar Rp.1.438.690,- Hal tersebut dikarenakan oleh banyaknya jumlah ayam kampung di pasaran sehingga berpengaruh terhadap harga jual ayam. Pada saat pemanenan dilakukan harga ayam hanya Rp.18.000,- s/d Rp.20.000,- per ekor sehingga terjadi kerugian.

Item Type: Thesis (Diploma)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
UNSPECIFIEDNurkholis, NurkholisNIP19780103200812001
Subjects: 200 - Rumpun Ilmu Hewani > 210 - Ilmu Peternakan > 216 - Produksi Ternak
Divisions: Jurusan Peternakan > Prodi D3 Produksi Ternak > Tugas Akhir
Depositing User: Usman Efendi
Date Deposited: 05 Jan 2026 01:52
Last Modified: 05 Jan 2026 01:53
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/49517

Actions (login required)

View Item View Item