Manajemen Ayam Ras Petelur Fase Produksi di PT. Peternakan Sawo Jaya Mojokerto

Syiam Nur, Laili (2025) Manajemen Ayam Ras Petelur Fase Produksi di PT. Peternakan Sawo Jaya Mojokerto. [Experiment] (Unpublished)

[img] Text (Ringkasan)
RINGKASAN.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (91kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
BAB 1.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (140kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (117kB)
[img] Text (Laporan lengkap)
LAPORAN LENGKAP.pdf - Submitted Version
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Kegiatan magang merupakan kegiatan yang dilakukan mahasiswa di suatu Perusahaan untuk memenuhi syarat kelulusan. Kegiatan magang ini bertujuan mengembangkan wawasan mahasiswa dan mendapatkan pengalaman serta melatih keterampilan sehingga mampu menjadi lulusan Sarjana Terapan (S.Tr. Pt) yang memiliki keahlian serta keterampilan khusus di lapangan sesuai bidang keahlian masing-masing. Metode yang digunakan pada kegiatan magang ini yaitu mahasiswa praktik langsung dengan ikut serta kegiatan di Perusahaan, wawancara dengan aktif berdiskusi, mengadakan pemangatan atau peninjauan dan serta mengumpulkan data dan mengajukan pertanyaaan secara langsung kepada pembimbing lapang, serta karyawan. Pada kegiatan ini dilaksanakan di PT Peternakan Sawo Jaya. PT Peternakan Sawo Jaya merupakan Perusahaan yang bergerak di bidang budidaya pemeliharaan ayam petelur, Produktivitas ayam petelur dipengaruhi oleh faktor genetik dan lingkungan, terutama suhu, kelembaban, dan sirkulasi udara. Perusahaan ini menerapkan sistem kandang tertutup (close house) tipe baterai model H-frame untuk mengontrol kondisi lingkungan secara optimal. Kandang berukuran 120 × 12 × 6 m, menggunakan baterai berkapasitas 8–10 ekor/sel, dengan populasi 50.000 ekor per kandang dan total 200.000 ekor ayam fase layer. Atap kandang menggunakan galvalume model monitor untuk menjaga kestabilan suhu. Dinding kandang berupa solid walls yang meningkatkan keamanan serta efektivitas sistem ventilasi.Ventilasi menggunakan tunnel ventilation, dengan kombinasi inlet, cooling pad, dan exhaust fan. Suhu kandang terjaga pada kisaran 22–25°C, mendukung kenyamanan dan produktivitas ayam. Manajemen pakan mengikuti guideline strain, dengan frekuensi pemberian pakan 5 kali sehari sebanyak 110–120 g/ekor/hari, menggunakan pakan komersial PT. Sinar Indochem (L25 MS dan CP 524 PF) yang telah memenuhi standar SNI. Program pencahayaan berperan penting dalam produksi telur. Pencahayaan ditingkatkan bertahap hingga 16 jam/hari dengan intensitas 10–20 lux. Lampu kuning dan hijau digunakan untuk mendukung kenyamanan, keseragaman tubuh, dan mengurangi stres.Produksi telur per kandang aktif mencapai 2,2–3,4 ton/hari. Proses pengambilan telur dilakukan otomatis menggunakan egg conveyor dan hubbing rail. Pencatatan (recording) dilakukan rutin untuk memantau performa produksi, konsumsi pakan, HDP, dan FCR.Hasil recording menunjukkan bahwa kandang layer 5 mencapai puncak produksi sekitar 90% HDP pada umur 58–62 minggu dengan FCR ±2,16–2,19, sesuai standar perusahaan dan menunjukkan manajemen pemeliharaan yang efektif.

Item Type: Experiment
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorDyah Utami, Merry MuspitaNIDN0001026801
Uncontrolled Keywords: Manajemen,Ayam Petelur,Produksi
Subjects: 200 - Rumpun Ilmu Hewani > 210 - Ilmu Peternakan > 216 - Produksi Ternak
200 - Rumpun Ilmu Hewani > 210 - Ilmu Peternakan > 217 - Budidaya Ternak
Divisions: Jurusan Peternakan > Prodi D4 Manajemen Bisnis Unggas > PKL
Depositing User: Nur Laili Syam
Date Deposited: 05 Jan 2026 01:58
Last Modified: 05 Jan 2026 01:59
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/49341

Actions (login required)

View Item View Item