Lutfi, Ahmad Andi (2025) Manajemen Pemeliharaan Ayam Layer Fase Starter di CV. Sumber Tenang Tabanan Bali. [Experiment] (Unpublished)
|
Text (Ringkasan)
RINGKASAN.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (377kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
BAB 1 PENDAHULUAN.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (449kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (310kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
LAPORAN LENGKAP.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Kegiatan magang dilaksanakan di CV. Sumber Tenang yang berlokasi di Kabupaten Tabanan, Bali, dengan fokus pada manajemen pemeliharaan ayam petelur fase starter (umur 0–6 minggu). Fase starter merupakan tahap awal yang bersifat krusial karena berpengaruh terhadap pertumbuhan, status kesehatan, dan performa ayam pada fase pemeliharaan selanjutnya. Pelaksanaan magang berlangsung selama empat bulan dan bertujuan untuk memperoleh pengalaman kerja serta pemahaman langsung mengenai penerapan sistem pemeliharaan ayam petelur pada skala industri. Manajemen pemeliharaan yang diterapkan meliputi persiapan kandang, penanganan kedatangan DOC, pengaturan brooding, pelebaran area kandang, serta manajemen pemberian pakan dan air minum. Kandang yang digunakan berupa kandang open house dengan pemanas gasolec untuk menjaga suhu lingkungan tetap sesuai kebutuhan DOC pada fase awal pemeliharaan. Evaluasi performa ayam dilakukan melalui penimbangan bobot badan mingguan, pencatatan angka mortalitas, dan perhitungan Feed Conversion Ratio (FCR). Hasil pemeliharaan menunjukkan nilai FCR sebesar 1,9 yang menandakan efisiensi pemanfaatan pakan tergolong cukup baik. Namun demikian, tingkat mortalitas yang mencapai 9,41% mengindikasikan masih adanya kendala dalam pelaksanaan manajemen pemeliharaan, khususnya pada pengaturan brooding awal dan pengendalian kondisi lingkungan kandang. Manajemen kesehatan ternak meliputi pemeriksaan kondisi fisik ayam, pelaksanaan nekropsi, pemberian obat dan vitamin, program vaksinasi, serta penerapan biosecurity. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa sebagian ayam mengalami gangguan kesehatan yang ditandai dengan kondisi fisik kurang optimal dan ekskreta tidak normal. Hasil nekropsi menunjukkan tidak terserapnya kuning telur secara sempurna pada DOC yang berkaitan dengan distribusi panas brooding yang belum merata. Penerapan biosecurity di CV. Sumber Tenang secara umum telah dilaksanakan dengan cukup baik. Namun, pada fase awal kedatangan DOC ditemukan penggunaan alas kandang dari sak pakan yang berdampak kurang baik terhadap kesehatan ayam. Perbaikan dilakukan dengan mengganti alas kandang menggunakan koran yang lebih higienis dan memiliki daya serap lebih baik, sehingga kondisi kesehatan ayam menunjukkan perbaikan. Secara keseluruhan, manajemen pemeliharaan ayam petelur fase starter di CV. Sumber Tenang telah berjalan cukup baik dan terorganisir. Meskipun demikian, diperlukan evaluasi dan perbaikan secara berkelanjutan, terutama pada aspek brooding awal dan manajemen kesehatan, agar angka mortalitas dapat ditekan dan performa ayam pada fase pemeliharaan selanjutnya dapat ditingkatkan.
| Item Type: | Experiment | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | Pemeliharaan, Ayam Petelur, Fase Starter | ||||||
| Subjects: | 200 - Rumpun Ilmu Hewani > 210 - Ilmu Peternakan > 217 - Budidaya Ternak | ||||||
| Divisions: | Jurusan Peternakan > Prodi D4 Teknologi Pakan Ternak > PKL | ||||||
| Depositing User: | Ahmad Andi Lutfi | ||||||
| Date Deposited: | 30 Dec 2025 07:29 | ||||||
| Last Modified: | 30 Dec 2025 07:29 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/48906 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
