Kurniawan, Wasil (2017) PENGARUH PENAMBAHAN WATER INJECTION TERHADAP EMISI GAS BUANG DENGAN VARIASI NOZZLE PADA MOTOR 4 LANGKAH SILINDER TUNGGAL. Undergraduate thesis, Politeknik Negeri Jember.
|
Text (ABSTRACT)
07. ABSTRAK.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (86kB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
16. BAB 1. PENDAHULUAN.pdf Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (94kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
21. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (161kB) |
|
|
Text (LAPORAN LENGKAP)
LENGKAP.pdf Download (2MB) |
Abstract
Water injection adalah suatu cara menyuntikkan air keruang bakar, water injection membantu mesin untuk membuang panas diruang bakar. Panas yang dimaksud merupakan masalah utama pada mesin itu sendiri sehingga dapat menurunkan performa mesin. Water injection bekerja dengan cara menurunkan suhu ruang bakar yang tinggi, yaitu akibat campuaran bahan bakar dan udara yang dihisap menjadi dingin karena bercampur kabut atau uap air, dengan demikian dapat memperlambat bahan bakar diruang bakar. Hal ini bisa sepadan dengan menggunakan bensin beroktan tinggi sekitar setara angka oktan 113. Ini menguntungkan karena waktu pengapian bisa dibuat lebih maju (advance) tanpa gejala detonasi (knocking) dan power yang dihasilkan mesin menjadi lebih besar. Gejala-gejala detonasi yang dapat diketahui dengan adanya suara gemelitik seperti bunyi pukulan palu pada dinding logam dan mengungkapkan cara-cara untuk mencegah detonasi seperti: mengurangi kompresi pada mesin, mengurangi dan tekanan campuaran bahan bakar dan udara yang masuk ke dalam silinder, memperlambat saat penyalaan, memperkaya perbandingan campuran bahan bakar dan udara, memperkecil diameter piston untuk memperpendek jarak yang ditempuh oleh nyala api dari busi kebagian yang terjauh dalam proses pembakaraan, kandungan oksigen berpengaruh penting terhadap hasil pembakaraan karena oksigen adalah satu-satunya unsur di udara yang dibutuhkan untuk reaksi oksidasi. Selain oksigen, komposisi bahan bakar (C dan H) yang digunakan juga berpengaruh dalam menghasilkan proses pembakaran yang baik. Komponen bahan bakar H (hydrogen) lebih cepat beroksidasi dibandingkan komponen C (carbon), sehingga CO,CO2 dan HC apabila didalam bahan bakar atom hydrogen meningkat maka prestasi mesin juga turut meningkat. Berikut adalah reaksi kimia penguraian air (H2O) menjadi bahan bakar hydrogen (H2) dan oksigen
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 710 - Rumpun Ilmu Pendidikan > 780 - Ilmu Pendidikan Teknologi dan Kejuruan > 781 - Pendidikan Teknik Mesin |
| Divisions: | Jurusan Teknik > Prodi D4 Mesin Otomotif > Publikasi |
| Depositing User: | Riza Nuraini Octavia |
| Date Deposited: | 29 Dec 2025 07:51 |
| Last Modified: | 29 Dec 2025 07:51 |
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/48751 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
