Setiawati, Eka Apriliyani (2025) Implementasi K3 Dalam Pengujian Produk Gondorukem Di Laboratorium PGT Rejowinangun. [Experiment] (Unpublished)
|
Text (Ringkasan)
Ringkasan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (44kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (114kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (104kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
Laporan Lengkap.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan unsur fundamental dalam aktivitas industri, khususnya pada proses pengujian produk yang melibatkan penggunaan bahan kimia dan peralatan laboratorium. Pabrik Gondorukem dan Terpentin (PGT) Rejowinangun sebagai salah satu unit kerja Perum Perhutani yang bergerak dalam pengolahan hasil hutan non kayu memiliki laboratorium pengujian yang berfungsi untuk menjamin mutu, keamanan, dan kelayakan produk gondorukem sebelum dipasarkan maupun diekspor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan K3 dalam pengujian produk gondorukem di Laboratorium PGT Rejowinangun serta mengidentifikasi permasalahan dan upaya perbaikan yang diperlukan. Metode yang digunakan meliputi observasi langsung terhadap aktivitas kerja di laboratorium, wawancara dengan tenaga kerja, serta studi dokumentasi yang dilaksanakan selama kegiatan magang mahasiswa Politeknik Negeri Jember. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi K3 di laboratorium belum sepenuhnya optimal, terutama dalam hal kesadaran tenaga kerja terhadap penggunaan alat pelindung diri (APD), ketersediaan dan fungsi sistem ventilasi, serta penerapan standar operasional prosedur (SOP) dalam penanganan dan penimbangan bahan kimia. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan kerja dan gangguan kesehatan bagi tenaga kerja laboratorium. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan penerapan K3 melalui penambahan dan perbaikan sistem ventilasi serta penyaring udara, pengawasan penggunaan APD secara konsisten, pelaksanaan pelatihan K3 bagi tenaga kerja sesuai kualifikasi, penyusunan dan penerapan SOP serta prosedur mitigasi risiko bahan kimia, serta penataan ulang ruang laboratorium agar lebih efisien dan higienis. Penerapan K3 yang optimal diharapkan mampu menciptakan lingkungan kerja yang aman, meningkatkan akurasi hasil pengujian, dan mendukung keberlanjutan operasional PGT Rejowinangun.
| Item Type: | Experiment | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) PGT Rejowinagun Gondorukem Pengujian Produk Laboratorium | ||||||
| Subjects: | 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 180 - Ilmu Sosiologi Pertanian > 185 - Agribisnis | ||||||
| Divisions: | Jurusan Manajemen Agribisnis > Prodi D4 Manajemen Agroindustri > PKL | ||||||
| Depositing User: | Eka Apriliyani Setiawati | ||||||
| Date Deposited: | 07 Jan 2026 01:05 | ||||||
| Last Modified: | 07 Jan 2026 01:06 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/48544 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
