Faentaono, Ignas Oni (2025) Analisis Prosedur Kerja Penyambungan Chassis Modular Frame Pada Tipe Bus Cityline 2. [Experiment] (Unpublished)
|
Text (Ringkasan)
ringkasan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (117kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (271kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (130kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
laporan akhir magang Ignas Oni F fix 2.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (2MB) |
Abstract
Laporan akhir magang ini berjudul "Analisis Prosedur Kerja Penyambungan Chassis Modular Frame pada Tipe Bus Cityline 2" yang dilaksanakan di PT. Laksana Bus Manufaktur, Ungaran – Jawa Tengah, pada 15 Juli hingga 15 Desember 2025. Magang ini bertujuan untuk memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam memahami dunia industri, khususnya dalam proses penyambungan chassis modular frame yang merupakan tahap penting dalam kekuatan struktur dan keselamatan bus. Metode yang digunakan dalam kegiatan magang meliputi observasi langsung, wawancara dengan supervisor dan karyawan, praktik lapangan, serta studi literatur terkait proses produksi. PT. Laksana Bus Manufaktur sebagai salah satu karoseri terbesar di Indonesia memproduksi berbagai jenis bus, antara lain Legacy, Discovery, Cityline, hingga SR3 Neo. Proses produksi bus di perusahaan ini melalui tahapan desain, pelepasan suku cadang (stripe off), penyambungan chassis modular frame, pembuatan rangka utama, perakitan bodi, penyelesaian akhir (metal finish, pendempulan, pengecatan), serta uji kebocoran dan inspeksi akhir (Pre-Delivery Inspection). Hasil analisis menunjukkan bahwa penyambungan chassis modular frame pada bus Cityline 2 menggunakan chassis tipe Volvo B11R dengan prosedur yang mengacu pada standar pemerintah dan regulasi industri. Alat yang digunakan meliputi jig, mesin las SMAW dan GMAW, plasma cutting, crane, serta mesin potong pipa dan plat. Bahan utama berupa pipa galvanis dan plat baja ringan. Selain itu, penggunaan alat pelindung diri seperti helm, masker, kacamata las, sarung tangan, dan pelindung kepala sangat penting untuk menjamin keselamatan kerja. Kesimpulan dari kegiatan magang ini adalah mahasiswa memperoleh pengalaman praktis yang mendukung keterampilan teknis, kedisiplinan, dan pemahaman standar operasional industri. Bagi perusahaan, kegiatan magang memberikan kontribusi tenaga tambahan serta mendukung sinergi dengan dunia pendidikan, sedangkan bagi kampus memperkuat kerja sama dengan industri dalam rangka kegiatan magang
| Item Type: | Experiment | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | Analisis Prosedur Kerja Penyambungan Chassis Modular Frame pada Tipe Bus cityline 2 | ||||||
| Subjects: | 410 - Rumpun Ilmu Teknik > 430 - Ilmu Keteknikan Industri > 431 - Teknik Mesin (dan Ilmu Permesinan Lain) | ||||||
| Divisions: | Jurusan Teknik > Prodi D4 Mesin Otomotif > PKL | ||||||
| Depositing User: | Ignas Oni Faentaono | ||||||
| Date Deposited: | 24 Dec 2025 06:25 | ||||||
| Last Modified: | 24 Dec 2025 06:26 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/48426 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
