Rahayu, Aulia (2025) Perancangan Design Interface Sistem Informasi Alih Media Rekam Medis di Rumah Sakit Daerah Mangusada. [Experiment] (Unpublished)
|
Text (Ringkasan)
Ringkasan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (201kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (664kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Available under License Creative Commons Attribution Share Alike. Download (194kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
Laporan Lengkap.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (6MB) | Request a copy |
Abstract
Menurut Peraturan Pemerintahh Republik Indonesia Nomor 46 Tahun 2014, sistem infromasi kesehatan merupakan seperangkat dimana didalamnya telah meliputi data, informasi, indikator, prosedur, perangkat, teknologi dan juga sumber daya manusia (SDM) yang saling berkaitan antara satu dengan lainnya dan dikelola secara terpadu. Salah satu perkembangan dalam teknologi informasi tersebut telah diimplementasikan dibidang kesehatan, khususnya di rumah sakit. Pemanfaatan teknologi informasi kesehatan di rumah sakit dapat berkontribusi pada peningkatan mutu pelayanan, salah satunya yaitu rekam medis. Pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 24 Tahun 2022 dijelaskan bahwa rekam medis adalah dokumen yang berisikan identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan, dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien. Sedangkan, rekam medis elektronik adalah rekam medis yang dibuat dengan menggunakan sistem elektonik yang diperuntukan bagi penyelenggaraan rekam medis. Penyelanggaan rekam medis elektronik diwajibkan bagi fasilitas pelayanan kesehatan sejak pasien masuk hingga pasien pulang, dirujuk, atau meninggal. Hal tersebut dilakukan untuk mewujudkan Indoensia sehat melalui pemanfaatan data dan teknologi serta penyelenggaraan rekam medis secara elektronik. Sebagai upaya dalam menyukseskan implementasi rekam medis elektronik, sebagian besar fasilitas pelayanan kesehatan di Indonesia saat ini sedang melaksanakan alih media rekam medis. Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilaksanakan pada bulan Agustus hingga Oktober 2025 melalui observasi dan wawancara, Rumah Sakit Daerah Mangusada telah memilki sistem informasi yaitu TRANSMEDIC. Menurut hasil wawancara yang telah dilakukan, sistem yang ada saat ini telah memiliki fitur-fitur untuk membantu petugas memberi pelayanan pada pasien, namun belum terdapat fitur untuk melakukan kegiatan alih media rekam medis. Diketahui, bahwa jumlah rekam medis yang telah dilakukan proses alih mdia pada tahun 2021 sebanyak 10.393 rekam medis dan 2022 sebanyak 12.701 dengan total jumlah 23.094 rekam medis yang telah dilakukan proses alih media. Rumah Sakit Daerah Mangusada telah melakukan kegiatan alih media dengan menggunakan 1 unit komputer dan 1 unit mesin scan seperti pada gambar 1.2. Namun, kegiatan alih media saat ini masih belum optimal, seperti penggunaan penyimpanan local komputer untuk rekam medis yang telah dilakukan scan yang tidak terintegrasi dengan penyimpanan server rumah sakit yang dapat beresiko rekam medis terhapus dan kapasitas penyimpanan yang kurang memenuhi kondisi ini berpotensi mengancam keamanan data rekam media mengingat resiko kerusakan atau peretasan pada komputer (Andreyanti, 2025), tidak terdapat pencatatan rekam medis pasien yang sudah dilakukan alih media hanya terdapat rekapitulasi jumlah dalam bentuk file yang disimpan pada folder, selain itu rekam medis yang telah dilakukan alih media dapat diakses oleh petugas yang lain yang tidka memiliki wewenang, hal ini dikarenakan kegiatan alih media hanya menggunakan 1 unit komputer yang dapat diakses oleh siapa saja tanpa hak akses khusus. Oleh karena itu, diperlukan sistem informasi yang mendukung proses alih media rekam medis. Berdasarkan uraian permasalahan tersebut, diperlukan adanya suatu sistem yang memudahkan petugas rekam medis dalam melaksanakan proses alih media untuk menunjang pelaksanaan rekam medis elektronik dan meningkatkan proses pelayanan kesehatan yang efektif dan efisien. Hasil penelitian ini yaitu perancangan design interface sistem informasi alih media yang dibuat oleh peneliti memiliki beberapa fitur yaitu untuk melakukan kegiatan laih media rekam medis yang outputnya berupa softfile rekam medis, manajemen pencatatan alih media rekam medis, dan laporan alih media rekam medis. Perancangan design interface sistem informasi alih media rekam medis di Rumah Sakit Daerah Mangusada ini menggunakan metode Waterfall yang memiliki 5 tahapan yang meliputi requirment, design, implementation, verification, maintenance. Namun, pada penelitian ini dibatasi hanya dilakukan tahap requirment dan design. Tahapan analisis kebutuhan (requirment) sistem informasi alih media rekam medis dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan, dibutuhkan suatu sistem informasi yang dapat membantu proses alih media dan pemusnahan dengan adanya fitur unggah formulir hasil scan, manajemen rekam medis, hingga cetak laporan. Tahapan design dilakukan dengan membuat flowchart manual, flowchart sistem, map menu sistem, serta design interface sistem alih media rekam medis.
| Item Type: | Experiment | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | Perancangan, Design Interface, Sistem Informasi, Alih Media, Rekam Medis, Rumah Sakit Daerah Mangusada, RSD Mangusada | ||||||
| Subjects: | 340 - Rumpun Ilmu Kesehatan > 350 - Ilmu Kesehatan Umum > Sistem Informasi Kesehatan | ||||||
| Divisions: | Jurusan Kesehatan > Prodi D4 Manajemen Informasi Kesehatan > PKL | ||||||
| Depositing User: | Aulia Rahayu | ||||||
| Date Deposited: | 24 Nov 2025 08:51 | ||||||
| Last Modified: | 24 Nov 2025 08:52 | ||||||
| URI: | https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/47416 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
