Kajian Pembuatan Tepung Jamur Tiram (Plerotus ostreatus) Dengan Pengeringan Cabinet Dryer Terhadap Kandungan Serat Dan Sifat Sensoris.

Rahmawati, Islamiyah (2024) Kajian Pembuatan Tepung Jamur Tiram (Plerotus ostreatus) Dengan Pengeringan Cabinet Dryer Terhadap Kandungan Serat Dan Sifat Sensoris. Diploma thesis, Politeknik Negeri Jember.

[img] Text (Ringkasan)
Ringkasan.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (219kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (721kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (706kB)
[img] Text (Laporan Lengkap)
Laporan Lengkap.pdf - Submitted Version
Restricted to Registered users only

Download (15MB) | Request a copy

Abstract

Kajian Pembuatan Tepung Jamur Tiram (Plerotus ostreatus) Dengan Pengeringan Cabinet Dryer Terhadap Kandungan Serat Dan Sifat Sensoris. Islamiyah Rahmawati, NIM B32211815, Tahun 2024, 45 hlm, Teknologi Pertanian, Politeknik Negeri Jember, Drs. Syaiful Bachri, M.M, (Pembimbing). Jamur tiram putih (Plaerotus ostreatus) merupakan jamur yang tumbuh di kayu dan banyak diminati oleh masyarakat karena bentuknya yang menarik, rasanya enak, kaya nutrisi rendah lemak sehingga sangat baik untuk dikonsumsi. Beberapa hari setelah dipanen, kualitas jamur tiram menurun dengan cepat sehingga mengalami pelayuan, berubah warna menjadi coklat, terasa lunak dan mengalami perubahan cita rasa. Salah satu cara untuk memperpanjang umur simpan jamur tiram adalah dengan mengolahnya menjadi tepung jamur tiram. Penelitian ini bertujuan untuk menetahui pengaruh suhu dan lama pengeringan terbaik terhadap kandungan serat dan sifat sensoris tepung jamur tiram putih. Rancangan percobaan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan dua faktor dan dua ulangan. Faktor pertama adalah suhu pengeringan (50°C, 55°C, 60°C, dan 65°C). Faktor kedua adalah lama pengeringan (4 jam, 6 jam, dan 8 jam). Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan analisis sidik ragam. Apabila perlakuan menunjukkan perbedaan yang nyata, maka dilakukan uji lanjut BNJ dengan taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kombinasi suhu pengeringan dan lama pengeringan memberikan pengaruh yang nyata terhadap rendemen. Perlakuan kombinasi memberikan pengaruh yang tidak nyata terhadap kadar serat, kadar air, uji hedonik (warna, aroma, tekstur, rasa) dan uji mutu hedonik (warna, aroma, tekstur, rasa). Perlakuan yang memiliki karakteristik baik yaitu perlakuan dengan suhu 65°C dengan lama pengeringan selama 8 jam.

Item Type: Thesis (Diploma)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorBachri, SyaifulNIDN0025096905
Uncontrolled Keywords: Tepung Jamur Tiram, Cabinet Dryer, Pengeringan, Kadar Serat, Sensoris
Subjects: 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 160 - Teknologi dalam Ilmu Tanaman > 163 - Teknologi Pertanian
Divisions: Jurusan Teknologi Pertanian > Prodi D3 Teknologi Industri Pangan > Tugas Akhir
Depositing User: Islamiyah Rahmawati
Date Deposited: 26 Jul 2024 08:27
Last Modified: 26 Jul 2024 08:27
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/35266

Actions (login required)

View Item View Item