Budidaya Sayuran Selada (Lactuca sativa L.) Hidroponik di PT Kebun Sayur Surabaya

Siwi, Della Retnaning (2024) Budidaya Sayuran Selada (Lactuca sativa L.) Hidroponik di PT Kebun Sayur Surabaya. [Experiment] (Unpublished)

[img] Text (Ringkasan)
RINGKASAN.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (113kB)
[img] Text (BAB 1. Pendahuluan)
BAB 1. PENDAHULUAN.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (99kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (67kB)
[img] Text (Laporan Lengkap)
LAPORAN LENGKAP.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

PT Kebun Sayur Surabaya merupakan unit usaha bertempatkan di Kelurahan Ketintang, Kabupaten Surabaya. Perusahaan ini berfokus pada bidang penanaman sayuran menggunakan metode hidroponik, kebanyakan sayuran yang ditanam yaitu sayuran berjenis selada. Selada (Lactuca sativa. L) merupakan salah satu jenis sayuran daun yang sangat populer di kalangan masyarakat. Biasanya, selada dikonsumsi dalam keadaan segar sebagai lalapan dan juga sering digunakan sebagai tambahan dalam berbagai masakan seperti salad, hamburger, kebab dan gado-gado. Selada dikenal kaya akan nutrisi seperti serat, vitamin A, dan berbagai mineral. Kandungan nutrisi tersebut, terutama vitamin dan mineral, tidak dapat digantikan oleh makanan pokok lainnya. Seiring dengan peningkatan jumlah penduduk dan kesadaran akan nilai gizi serta manfaat kesehatan, permintaan akan selada dari konsumen juga semakin meningkat (Ariananda et al., 2020). Selada banyak diproduksi melalui metode hidroponik karena dapat menghasilkan kualitas yang lebih unggul dan harga jual yang lebih tinggi di pasar dibandingkan dengan selada yang ditanam secara konvensional. Selada yang ditanam dengan metode hidroponik cenderung terlihat lebih segar, bersih, menarik, dan higienis. Sehingga dapat diterima dengan baik di supermarket. Keuntungan lainnya adalah, selada yang ditanam secara hidroponik tidak memerlukan lahan yang luas sehingga dapat ditanam bahkan dalam ruang terbatas. Hidroponik adalah metode bertanam tanaman yang tidak melibatkan media tanah, melainkan menggunakan air yang diperkaya dengan nutrisi dan oksigen dalam proporsi tertentu sebagai media tanamnya. Salah satu sistem hidroponik yang populer di kalangan masyarakat adalah sistem NFT (Nutrient Film Technique), di mana akar tanaman diletakkan pada lapisan air dan nutrisi yang dangkal yang terus-menerus disirkulasikan. Proses budidaya sayuran selada melalui beberapa tahapan yaitu dimulai dari persiapan media seperti talang instalasi hidroponik, gergaji besi kecil, rockwool, hole maker atau paku jim, pH meter, nutrisi AB mix, benih selada, tandon penampung air, paranet selanjutnya penyemaian benih, pemindahan tanaman pada talang remaja dan talang dewasa, pemeliharaan tanaman, pemanenan, penyortiran, pengemasan hingga pengiriman kepada konsumen.

Item Type: Experiment
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorPristiwaningsih, Estin RosoNIDN0027109601
Uncontrolled Keywords: Kebun Sayur, Selada, Hidroponik, Budidaya
Subjects: 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 154 - Budidaya Pertanian dan Perkebunan
Divisions: Jurusan Manajemen Agribisnis > Prodi D3 Manajemen Agribisnis > PKL
Depositing User: Della Retnaning Siwi
Date Deposited: 19 Jul 2024 07:57
Last Modified: 19 Jul 2024 07:58
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/34619

Actions (login required)

View Item View Item