Pembibitan Pada Cabai Besar (Capsicum annum L) Hibrida di PT. BISI International, TBK Farm Pujon Malang

Meidina, Erika (2023) Pembibitan Pada Cabai Besar (Capsicum annum L) Hibrida di PT. BISI International, TBK Farm Pujon Malang. Project Report. Politeknik Negeri Jember, Jember. (Submitted)

[img] Text (Ringkasan)
FIX MKI ERIKA_3 (1)-7-8.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (190kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
LAPORAN MAGANG ERIKA MEIDINA (PEMBIBITAN)-14-17.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (317kB)
[img] Text (Laporan Lengkap)
FIX MKI ERIKA_3 (1)-1-35.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
LAPORAN MAGANG ERIKA MEIDINA (PEMBIBITAN)-35.pdf
Restricted to Registered users only

Download (184kB) | Request a copy

Abstract

Tanaman cabai merah (Capsicum annum L) merupakan komoditas sayuran yang sangat terkenal dan sangat luas penggunaannya. Buah cabai memiliki aroma, warna yang spesifik dan rasa pedas, sehingga banyak digunakan masyarakat untuk rempah dan bumbu masakan. Cabai banyak dibudidayakan masyarakat petani karena harga jual yang tinggi. Salah satu faktor yang berpengaruh pada budidaya tanaman cabai adalah pembibitan. Karena merupakan unsur yang memegang peranan penting dalam kegiatan budidaya produksi cabai selanjutnya. Kegiatan pembibitan pada produksi benih cabai besar hibrida di PT. BISI International, Tbk Farm Pujon dilakukan di Farm sampai benih umur 30 HSS kemudian dikirim dan transit di penyemaian lahan sewa untuk dilanjutkan kegiatan pindah tanam. Langkah awal yang perlu dilakukan sebelum pembibitan yaitu pembuatan media tanam sebagai sarana untuk menghidupi tanaman, seperti halnya tempat bagi bakal akar utuk tumbuh dan berkembang. Komposisi yang digunakan adalah pupuk kompos, cocopeat, tricoplus dan wingrain. Media tanam yang telah tercampur rata dimasukkan dalam plastik kecil yang telah digunting ujung-ujungnya, sebagai halnya wadah untuk media semai. Selain itu juga dilakukan pemeraman benih sebelum dilakukan penyemaian. Pemeraman dilakukan dengan benih direndam dalam air hangat selama dua jam agar benih berimbibisi dan mudah untuk berkecambah. Setelah itu ditiriskan, dipindahkan ke kertas merang dan dibungkus dengan handuk kecil basah untuk diperam di germinator sampai benih berkecambah dan muncul radikula. Sebelum menyemai benih, media tanam harus dalam keadaan lembab dan membuat lubang tanam dengan pinset. Penyemaian dilakukan dengan cara memasukkan radikula ke dalam lubang tanam dengan pinset lalu permukaan ditutup tipis menggunakan media tanam. Pemeliharaan bibit dilakukan dengan cara rutin menyiram setiap pagi, penyemprotan insektisida promectine satu kali seminggu dan pemasangan perangkap kuning (yellow trap). Setelah pemeliharaan di Farm selama 30 HSS, bibit dapat dikirim dan transit dilahan sewa sampai kondisi lahan siap dilakukan pindah tanam.

Item Type: Monograph (Project Report)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorSjamsijah, NurulNIDN0007036002
Subjects: 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 151 - Ilmu Tanah
140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 152 - Hortikultura
140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 154 - Budidaya Pertanian dan Perkebunan
Divisions: Jurusan Produksi Pertanian > Prodi D4 Teknik Produksi Benih > PKL
Depositing User: Erika Meidina
Date Deposited: 28 Jul 2023 05:16
Last Modified: 28 Jul 2023 05:17
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/26777

Actions (login required)

View Item View Item