Teknik Pemangkasan Pada Budidaya Tanaman Mint (Mentha Piperita L.) Di Atsiri Jawa Kabupaten Karanganyar Provinsi Jawa Tengah

Antika, Hermin Antika (2023) Teknik Pemangkasan Pada Budidaya Tanaman Mint (Mentha Piperita L.) Di Atsiri Jawa Kabupaten Karanganyar Provinsi Jawa Tengah. [Experiment] (Unpublished)

[img] Text (Ringkasan)
02. Hermin-Ringkasan.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (6kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
03. Hermin-BAB 1.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (138kB)
[img] Text (Laporan Lengkap)
04. Hermin-Full Texrt.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (Daftar Pustaka)
05. Hermin-daftar Pustaka.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (217kB)

Abstract

Mint merupakan salah satu tanaman herbal aromatik penghasil minyak atsiri yang banyak digunakan sebagai bahan campuran dalam pembuatan permen, pasta gigi, minyak angin, alsam dan berbagai obat-obatan, Kandungan utama minyak arvensis adalah menthol, musthone dan menthyl isetat, dengan kandungan menthol tertinggi. Peningkatan produksitvitas tanaman mint diperlukan agar kebutuhan tanaman mint dapat terpenuhi. Tanaman daun mint merupakan tanaman semak yang dapat tumbuh dengan sangat lebat apabila tidak di kontrol pertumbuhannya karena itu diperlukan pemangkasan yang tepat agar tanaman mint dapat tumbuh optimal. Tujuan Praktek Kerja Lapang (PKL) adalah mampu melakukan teknik budidaya tanaman mint dengan teknik pemangkasan yang baik dan benar di Atisiri Jawa dan dapat mengetahui permasalahan yang terjadi pada budidaya tanaman atsiri dan sayuran yang ada di Atsiri Jawa. Kegiatan Praktek Kerja Lapang (PKL) dilaksanakan mulai tanggal 6 Maret 2023 sampai dengan 20 Juni 2023 di Atsiri Jawa Tawangmangu, Desa Nglebak, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Provinsi jawa Jawa Tengah. Pemangkasan merupakan suatu upaya mengurangi bagian tanaman yang tidak penting dan bertujuan dalam mengoptimalkan bagian tanaman yang penting untuk pertumbuhan dan produksi. Dalam budidaya tanaman mint dilakukan 2 teknik pemangkasan yaitu pemangkasan produksi dan pemangkasan peremajaan. Pemangkasan produksi dilakukan pada tanaman yang sudah menghasilkan dan dilakukan saat panen. Pemangkasan ini dilakukan untuk mengambil daun mint yang bisa diolah. Sedangkan pemangkasan peremajaan dilakukan pada saat tanaman mulai tidak produktif yang bertujuan untuk merangsang pertumbuhan reproduktif secara maksimum. Bagian yang dipangkas adalah batang atau cabang yang tidak produktif. Kegiatan praktek kerja lapang yang dilakukan di Atsiri Jawa meliputi dua kegiatan yaitu kegiatan maintenance dan budidaya tanaman. Kegiatan maintenance meliputi menyapu halaman, menyiram tanaman, sanitasi lahan, penyiangan gulma tanaman budidaya, dan penyulaman tanaman budidaya. Kegiatan budidaya tanaman meliputi budidaya dengan cara stek dan biji. Tanaman yang di budidaya meliputi tanaman mint, tarragon meksiko, sereh dapur, sayuran dan tanaman atsiri lainnya.

Item Type: Experiment
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorPertami, Rindha Rentina DarahNIDN0001058707
Subjects: 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 152 - Hortikultura
140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 154 - Budidaya Pertanian dan Perkebunan
Divisions: Jurusan Produksi Pertanian > Prodi D3 Produksi Tanaman Hortikultura > PKL
Depositing User: Hermin Antika
Date Deposited: 20 Jul 2023 01:18
Last Modified: 20 Jul 2023 01:19
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/25159

Actions (login required)

View Item View Item