Studi Fase Laktasi Sapi Perah Friesian Holstein (FH) Terhadap Produksi Susu di PT. Nusantara Agri Sejati Kabupaten Sukabumi

Jamil, Muhammad Farhan (2023) Studi Fase Laktasi Sapi Perah Friesian Holstein (FH) Terhadap Produksi Susu di PT. Nusantara Agri Sejati Kabupaten Sukabumi. Diploma thesis, POLITEKNIK NEGERI JEMBER.

[img] Text (Ringkasan)
Ringkasan.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (347kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (351kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (470kB)
[img] Text (Laporan Lengkap)
Laporan Lengkap.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Susu adalah sumber protein hewani menandung zat makanan lengkap dan seimbang seperti lemak, karbohidrat, mineral, dan vitamin sehingga sangat penting dalam memenuhi gizi masyarakat. Sapi perah mulai memproduksi susu ketika memasuki fase laktasi. Fase laktasi adalah ketika sapi mulai memproduksi susu pasca lahiran pertama. Masa laktasi berlangsung dalam kurun waktu 305 hari atau 10 bulan dan setelah itu dikeringkan. Pada saat masa laktasi ini perlu adanya manajemen pemeliharaan yang baik sebagai upaya menjaga stabilitas produksi dan agar dapat mencapai produksi yang tinggi meskipun berada di wilayah tropis. Penelitian ini mengkaji mengenai fase laktasi sapi perah Friesian Holstain (FH). Penelitian ini dilaksanakan selama 1 bulan dimulai dari tanggal 12 Agustus 2022 sampai dengan tanggal 10 September 2022 di PT Nusantara Agri Sejati yang berlokasi di Desa Margaluyu, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah fase laktasi memiliki pengaruh terhadap produksi susu dan untuk mengetahui bagaimana pengaruh fase laktasi terhadap produksi susu sapi perah Friesian Holstein (FH) di PT Nusantara Agri Sejati Sukabumi. Produksi awal laktasi mengalami peningkatan hingga mencapai puncak laktasi pada bulan ke 2-3 dan menurun sedikit demi sedikit hingga sampai sapi dikeringkan. Produksi susu awal laktasi meningkat dikarenakaan saat kering kendang ambing mengalami istirahat dan perbaikan sel sel alveoli yang rusak untuk persiapan pada laktasi berikutnya. Pada fase akhir laktasi penurunan produksi susu semakin cepat. Hal ini dikarenakaan pengaruh umur kebuntingan yang semakin bertambah sehingga nutrisi yang diserap tidak hanya dialihkan untuk produksi susu namun juga untuk kebutuhan nutrisi fetus. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa fase laktasi memiliki pengaruh terhadap produksi susu. Produksi susu tertinggi dicapai pada awal laktasi hingga pertengahan laktasi, pada rentan fase ini terjadi puncak laktasi. Pengaruh yang dibeikan tingkat fase laktasi terhadap produksi susu adalah kuat.

Item Type: Thesis (Diploma)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisorSyahniar, Theo MahisetaNIDN0717068704
Uncontrolled Keywords: fase laktasi, produksi susu, PT NAS, Friesian Holstein
Subjects: 200 - Rumpun Ilmu Hewani > 210 - Ilmu Peternakan > 216 - Produksi Ternak
Divisions: Jurusan Peternakan > Prodi D3 Produksi Ternak > PKL
Depositing User: Muhammad Farhan Jamil
Date Deposited: 22 Jun 2023 03:38
Last Modified: 22 Jun 2023 03:39
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/24186

Actions (login required)

View Item View Item