Produksi Benih Mentimun (Cucumis sativus L.) B645 Sebagai Perbanyakan Benih Induk di CV. Aura Seed Indonesia

Kurniati, Helna (2022) Produksi Benih Mentimun (Cucumis sativus L.) B645 Sebagai Perbanyakan Benih Induk di CV. Aura Seed Indonesia. [Experiment] (Unpublished)

[img] Text (Ringkasan)
RINGKASAN.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (85kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
BAB 1.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (40kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Share Alike.

Download (86kB)
[img] Text (Laporan Lengkap)
LAPORAN PKL LENGKAP.pdf
Restricted to Registered users only

Download (679kB) | Request a copy

Abstract

RINGKASAN Produksi Benih Mentimun (Cucumis sativus L.) B645 sebagai Perbanyakan Benih Induk di CV. Aura Seed Indonesia, Helna Kurniati, NIM A41181161, Tahun 2022, hlm 73, Produksi Pertanian, Politeknik Negeri Jember, Maria ‘Azizah,S.P., M.SI (Pembimbing Internal) dan Lutfi Dwi Haryono, S.TP (Pembimbing Eksternal). Praktik Kerja Lapang (PKL) dulaksanakan selama 6 bulan, mulai Tanggal 3 Agustus 2021 sampai dengan 31 Januari 2022. Kegiatan PKL ini dilaksanakan di kantor dan lahan CV. Aura Seed Indonesia. CV. Aura Seed Indonesia merupakan perusahaan benih yang bergerak dalam bidang benih khususnya produksi benih hortikultura. CV. Aura Seed Indonesia memproduksi banyak benih hortikultura diantaranya produksi benih mentimun, benih jagung manis, benih melon, benih semangka, benih terong, benih paria, benih semangka, benih sawi dan lain-lain. Kegiatan Praktik Kerja Lapang (PKL) dilaksanakan dengan cara praktik langsung mulai dari budidaya sampai pengujian benih, selain itu juga dilaksanakan wawancara kepada pembimbing lapang di CV. Aura Seed Indonesia. Mentimun (Cucumis sativus L.) merupakan jenis sayuran dari keluarga (Cucurbitaceae) atau labu-labuan yang sudah popular di dunia. Mentimun menjadi sayuran yang banyak diminati karena banyak mengandung manfaat. Mentimun dapat digunakan sebagi bahan cosmetic, minuman dan makanan. Budidaya mentimun yang tergolong mudah juga menjadi daya Tarik tersendiri bagi para petani untuk membudidayakannya. Mentimun sangat mudah tumbuh di Indonesia karena suhu dan cuaca yang sangat mendukung. Mentimun dapat tumbuh dengan baik di dataran rendah dengan kondisi lahan tidak tergenang air dan tidak kering. Tanaman mentimun merupakan salah satu komoditi hortikultura yang diproduksi di CV. Aura Seed Indonesia. Praktik Kerja Lapang (PKL) di CV. Aura Seed Indonesia khususnya mentimun (Cucumis sativus L.) meliputi beberapa tahap, yang pertama yaitu memahami syarat tumbuh seperti sejarah lahan, jenis tanah dan isolasi waktu. Tahap yang ke dua yaitu pengolahan lahan, pengukuran pH tanah, pemupukan dasar, pembuatan bedengan, pemasangan mulsa dan pembuatan jarak tanam pada mulsa. Ketiga yaitu pembibitan meliputi pemeraman, persiapan media semai menggunakan cocopeat dan tanah, penyemaian dan perawatan persemaian. Tahap yang ke empat yaitu penanaman (transplanting) bibit, penanaman dilaksanakan pada media yang lembab. Kelima yakni kegiatan pemeliharaan meliputi penyulaman, pengairan, pemasangan ajir dan tali gawar, perambatan, pengendalian gulma, pemangkasan cabang ke 1 sampai 3 dari bawah dan pemangkasan pucuk, pengendalian HPT serta pemupukan. Selanjutnya kegiatan panen dan yang terakhir penanganan pasca panen mentimun meliputi proses ektraksi, pengeringan, sortasi, pengujian mutu benih (pengujian kadar air dan daya berkecambah) dan penyimpanan.

Item Type: Experiment
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDK
Thesis advisor'Azizah, MariaNIDN0010028807
Subjects: 140 - Rumpun Ilmu Tanaman > 150 - Ilmu Pertanian dan Perkebunan > 152 - Hortikultura
Divisions: Jurusan Produksi Pertanian > Prodi D4 Teknik Produksi Benih > PKL
Depositing User: Helna Kurniati
Date Deposited: 18 Feb 2022 05:32
Last Modified: 18 Feb 2022 05:36
URI: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/10922

Actions (login required)

View Item View Item